15 Tempat Wisata Populer di Ubud Bali, Objek Wisata Alam Terbaru & Kekinian

15 Tempat Wisata Populer di Ubud Bali, Objek Wisata Alam Terbaru & Kekinian

Bali kerap dikenali sebagai surga dunia untuk warga luar negeri. Ini dikarenakan oleh pelancong luar negeri itu dapat menyaksikan banyak tempat cantik di satu tempat tak perlu beralih terlampau jauh.

Selain itu, matahari dapat berkilau selama seharian di Bali. Berikut yang paling ditunggu oleh pelancong luar negeri itu. Ditambahkan ongkos hidup di Bali termasuk murah. Dan salah satunya kota di Bali yang harus didatangi ialah Ubud. Berikut referensi tempat rekreasi di Ubud yang bisa saja referensi

1. Istana Kepresidenan Tampak Siring

Photo Credit: Heroes Agung

Istana Kepresidenan ini sebagai salah satu istana yang mempunyai style arsitektur nusantara. Selain itu, ada narasi riwayat dalam istana kepresidenan. Untuk masuk ke istana, pelancong tidak diambil ongkos dan cukup minta izin ke penjaga istana.

Indonesia memiliki istana Kepresidenan lain selainnya di Bogor. Di Bali ada Istana Kepresidenan Terlihat Siring yang dapat didatangi. Istana Kepresidenan itu berada di Desa Manukaya dan dibuat pada periode Presiden Soekarno.

Alamat: Jl. Dr. Ir. Soekarno, Manukaya, Kec. Tampaksiring, Kab. Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: –
Google Maps: Cek Lokasi

2. Desa Nyuh Kuning

Photo Credit: Balitoursclub.net

Untuk yang ingin berekreasi berkenaan kebudayaan Bali, silahkan berkunjung Desa Nyuh Kuning. Di situ bisa menyaksikan tradisi dan budaya warga asli Desa Nyuh Kuning. Karena desa yang masih tradisionil, Pemerintahan Bali jadikan desa sebagai situs rekreasi.

Tempat tinggal masyarakat dapat menjadi tempat menginap. Pelancong bisa juga rasakan atmosfer Bali jaman dulu dan bercampur dengan warga asli desa. Di situ disiapkan makanan ciri khas Bali dan tarian tradisionil sebagai jamuan. Saat masuk desa, pelancong tidak dikenakan ongkos ticket masuk.

Alamat: Jl. Raya Mas, Kecamatan Ubud, Kab. Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: –
Google Maps: Cek Lokasi

3. Monkey Forest

Photo Credit: saqa hayan

Monkey Forest Ubud ialah sebuah tempat rekreasi yang populer sekarang ini. Monkey Forest ini berada tidak jauh dari Pura Taman Saraswati. Tempat rekreasi ini membuka dari jam 08.30. Pelancong dapat bercakap-cakap dengan monyet-monyet liar yang telah jinak. Tempat rekreasi ini sebagai tempat rekreasi favorite keluarga. Hingga di situ bisa banyak dijumpai banyak keluarga yang tiba untuk liburan habiskan waktu dengan keluarga.

Alamat: Jl. Monkey Forest, Kec. Ubud, Kab. Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: Rp 60.000
Google Maps: Cek Lokasi

4. Goa Gajah

Goa Gajah
Photo Credit: Palkan Bandekar

Sisi pintu masuk yang berupa mulut dari Barong jadi lokasi paling iconic. Barong sendiri ialah makhluk mitologi keyakinan warga Bali. Patung Barong dijepit dua patung penjaga. Selain itu, banyak pohon yang umurnya telah beberapa ratus tahun tetap berdiri kuat di sekitar goa. Di goa ada juga banyak arca monumental yang dapat disaksikan. Situasi keramat benar-benar ketara saat masuk daerah goa. Hingga pengunjung di wajibkan untuk tapi jaga kesakralannya.

Tempat ini berada di desa Bedulu sekitaran 27 km dari Denpasar. Goa itu terhitung salah satunya warisan riwayat di mana goa dulu ini digunakan sebagai tempat beribadah atau tempat meditasi atau bertapa beberapa biksu di Bali pada era ke-13.

Alamat: Bedulu, Kec. Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: Rp 30.000
Google Maps: Cek Lokasi

5. Museum Arma

Photo Credit: Chaya Manob

Pengunjung bisa melihat banyak lukisan asli Bali dari beragam jenis jaman. Pelancong dapat menyaksikan tanaman angrek dan kolam bunga teratai yang diatur yang rapi yang dipertemukan dengan ukir-pahatan patung Bali. Banyak pelancong luar negeri yang bertandang ke tempat ini karena benar-benar kagum pada kesenian Bali. Museum telah membuka start pukul 09.00 tiap hari. Ticket masuk museum ialah 50 ribu per-orang.

Alamat: Jl. Raya Pengosekan Ubud, Kec. Ubud, Kab. Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: Rp 100.000
Google Maps: Cek Lokasi

6. Hidden Canyon Beji Guwang

Photo Credit: Canazian /Azian Gypsy

Banyak yang memandang jika tebing ini sebagai the hidn heaven atau surga terselinap di Ubud. Disamping itu, tempat wisata ini mempunyai udara yang paling sejuk karena lokasi dikitari pohon-pohonan dan air sungai yang fresh. Hidden Canyon Beji Guwang ada di Banjar Wangbung dan dari jam 08:00 sehari-harinya.

Hidden Canyon Beji Guwang bisa saja referensi rekreasi Ubud selanjutnya. Tempat ini ada sebuah tebing batu yang paling mengagumkan. Tebing mempunyai lika-liku seperti pahatan abstrak.

Alamat: Jl. Sahadewa, Guwang, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: Rp 10.000
Google Maps: Cek Lokasi

7. Puri Saren Agung

Photo Credit: 발리Hulk

Puri Saren Agung ialah lokasi rekreasi yang hits di Ubud. Puri Saren Agung sebuah istana yang simpan nilai riwayat dengan arsitektur asli Bali. Ada taman yang cantik saat masuk puri. Menariknya, puri yang berada di Gianyar bisa didatangi dengan gratis. Beberapa pengunjung yang kerasan ada dalam Puri karena keasriannya. Dari puri, pelancong dapat menyaksikan masyarakat asli latihan tari.

Alamat: Jl. Raya Ubud Ubud, Kec. Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: Rp 100.000
Google Maps: Cek Lokasi

8. Museum Dan Galeri Seni Rudana

Photo Credit: Andhika Putra

Bila ingin berkunjung lokasi yang simpan koleksi berharga tinggi karena itu museum dan galeri seni Rudana dapat diputuskan. Dalam museum diletakkan banyak koleksi dari seniman kelas dunia seperti I Gusti Nyoman Lempad, Jafar Islah, Yuri Gorbachev dan ada banyak kembali. Museum ini berada di Desa Peliatan dan telah dibuka semenjak jam 08.00. harga ticket cukup dapat dijangkau untuk menyaksikan seni nilai tinggi dari seniman dunia itu.

Alamat: Jl. Cok Rai Pudak, Peliatan, Kec. Ubud, Kab. Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: Rp 100.000
Google Maps: Cek Lokasi

9. Air Terjun Tegenungan

Photo Credit: George Badea

Berlainan dengan saat musim penghujan, air terjun ini akan kelihatan lebih kotor karena tercampur lumpur. Tempat rekreasi ini telah membuka dari jam 06.30. Air terjun banyak didatangi oleh pelancong remaja. Tempat rekreasi di Ubud selanjutnya yang harus didatangi ialah air terjun Tegenungan yang berada di Desa Kemunuh. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitaran 15 mtr.. Tegenungan itu bagus didatangi saat musim kemarau. Karena waktu itu, air terjun ini akan kelihatan lebih jernih.

Alamat: Jl. Ir. Sutami, Kemenuh, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: Rp 20.000
Google Maps: Cek Lokasi

10. Candi Tebing Gunung Kawi

Pura Gunung Kawi
Photo Credit: Nirav Jethva

Rekreasi hits di Ubud selanjutnya ialah Candi Tebing Gunung Kawi. Tidak cuma Jogja dan Magelang saja yang memiliki candi sebagai tempat rekreasi. Candi Tebing Gunung kawi itu sebuah cagar alam yang perlu dilestarikan.

Banyak pelancong lokal atau pelancong asing yang tiba bertandang yang telah dibuat semenjak era ke 11. Lokasi candi berada di teritori Istana Terlihat Siring persisnya di dekat Sungai Pakerisan.

Alamat: Tampaksiring, Kec. Tampaksiring, Kab. Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: Rp 50.000
Google Maps: Cek Lokasi

11. Arung Jeram Sungai Ayung

Photo Credit: Krishna Paudel

Untuk yang ingin coba arung jeram di sini harus mengambil kantong yang cukup dalam sekitaran 350 ribu untuk tiap orangnya. Namun, harga yang telah dikeluarkan akan lunas terbayar dengan pemandangan yang telah disuguhi. Di tengah-tengah perjalanan, bisa juga menyaksikan seni ukir pada dinding sungai.

Untuk pelancong yang memiliki jiwa petualang dengan adrenalin yang tinggi karena itu arung jeram di sungai Ayung kelihatannya pantas untuk dicoba. Arung jeram di sungai Ayung adalah tujuan rekreasi terpopuler untuk wisatawan. Apa lagi arung jeram benar-benar cocok untuk pemula yang ingin coba.

Alamat: River Rafting Ayung, Singakerta, Kec. Ubud, Kab. Gianyar, Bali.
Biaya Wisata: Rp 975.000
Google Maps: Cek Lokasi

12. Ubud Art Market

Photo Credit: Vie Fitriana

Ubud Art Market jadi tempat rekreasi yang pantas dikunjungi. Pasar itu jadi pusat berbelanja oleh-olehan ciri khas Bali. Sama dengan namanya, pelancong dapat beli beragam jenis hasil seni kreasi warga lokal. Beberapa benda yang dipasarkan seperti, cemilan, pakaian kaos yang dihias kedok barong, cincin atau kalung perak, kain pantai, lukisan, dan patung dengan ukir-pahatan.

Pasar telah membuka dari jam 4 pagi hari. Pasar itu berada di dekat Puri Ubud. Dianjurkan untuk pelancong bawa uang kontan. Pemicunya ialah penjual tidak sediakan mesin pembayaran secara debet.

Alamat: Jl. Raya Ubud, Ubud, Kec. Ubud, Kab. Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: Rp 75.000
Google Maps: Cek Lokasi

13. Air Terjun Kanto Lampo

Photo Credit: Adi S Jemine

Air Terjun Kanto Lampo ialah air terjun yang cantik selainnya Tegenungan. Air terjun berada di Desa Beng. Segi unik air terjun ini ialah air terjun tercipta karena sebuah ketidaksengajaan. Pemicunya ialah jebolnya aliran irigasi hingga dinding yang disebut sisa galian yang ada di bawahnya ambrol dan bobol.

Meskipun sebuah ketidaksengajaan tidak berarti air terjun ini buruk dan tidak pantas didatangi. Air terjun cantik dan sudah pasti airnya jernih. Berpose di bawah air terjun ini selanjutnya diupload di sosial media ditanggung akan membuat semuanya orang ingin bertandang juga.

Alamat: Jl. Kaliasem lingk.kelod kangin, Beng, Kec. Gianyar, Kab. Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: Rp 20.000
Google Maps: Cek Lokasi

14. The Blanco Renaissance Museum

Photo Credit: Padua Wolfango

Museum ini mempunyai kombinasi unik di antara budaya ala-ala Eropa dengan budaya tradisionil ciri khas Bali. Hingga kesan-kesan pertama kali yang ada saat bertandang ke sini akan membuat pengunjung berasa takjub dan kerasan. Untuk masuk ke museum, ongkos yang perlu dipersiapkan yaitu Rp 30.000 untuk pelancong local dan Rp 50.000 untuk pelancong asing.

Salah satunya museum yang berada di Ubud ini sebagai tujuan favorite untuk pelancong asing atau local. Museum The Blanco berisi beragam koleksi lukisan-lukisan yang tentu saja telah populer kreasi Antonio Blanco.

Alamat: Jl. Raya Campuhan Sayan, Kec. Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: Rp 35.000
Google Maps: Cek Lokasi

15. Pura Gunung Lebah

Photo Credit: Eduard Andrica

Pura Gunung Lebah berada di bawah jembatan sungai lebih persisnya sungai Campuhan. Pura dibuat era ke 8 oleh seorang namanya Rsi Markandeya. Riwayat pura memiliki hubungan kuat dengan desa Ubud. Dahulu, warga membuat pemukiman di wilayah pura karena ada beberapa tanaman obat.

Karena itu desa tersebut dinamakan Ubud datang dari kata Ubad atau obat. Pura ini digunakan untuk upacara tradisi tahunan Piodalan. Saat upacara diperlihatkan tarian tradisionil Calonarang. Namun, upacara itu diselenggarakan tiap 100 tahun sekali.

Alamat: Jl. Raya Ubud, Sayan, Kec. Ubud, Kab. Gianyar, Bali.
Harga Tiket Masuk: –
Google Maps: Cek Lokasi

Benar-benar banyak tempat rekreasi di Ubud yang dapat didatangi. Semua tempat di situ benar-benar cantik dan benar-benar menganakemaskan mata. Tidak salah memang bila dunia menyebutkan Bali sebagai surga dunia . Maka sempatkan diri untuk berkunjung beberapa tempat itu.

2 thoughts on “15 Tempat Wisata Populer di Ubud Bali, Objek Wisata Alam Terbaru & Kekinian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.