22 Tempat Wisata Terbaik, Modern dan Paling Hits di Banda Aceh

22 Tempat Wisata Terbaik, Modern dan Paling Hits di Banda Aceh

Banda Aceh banyak memiliki tujuan wisata, baik rekreasi alam seperti Pantai dan Air Terjun misalkan. Bahkan juga ada banyak lokasi yang notabene jarang-jarang dijumpai oleh masyarakat luas, hingga orisinalitas dan daya tarik yang dihidangkan malah masih alami. Dari beberapa Pantai yang ada, sebagian besar bisa juga dipakai sebagai sarana diving atau menyelam. Dengan begitu, bukan hanya pemandangan pantainya saja yang kelihatan cantik, tetapi daya tarik bawah laut yang menyuguhkan beragam jenis tanaman dan hewan yang cantik.

Pada pembahasan ini kali, kita akan mengulas beberapa tempat rekreasi, baik itu rekreasi alam atau bikinan. Selainnya dapat dijadikan referensi untuk lakukan trip atau explore Aceh, pembahasan ini berguna sebagai rekomendasi untuk membuat bertambah info dan wacana Anda. Adapun 30 tempat rekreasi di Banda Aceh yang mempesona itu ialah:

1. Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman
Photo Credit: Luthfi Naufal

Masjid ini sebagai salah satunya bangunan yang tidak terserang imbas dari Tsunami, bangunannya tidak alami kerusakan kronis. Hingga, sering dipakai oleh warga sebagai rempat berlindung saat itu. Mushola ini dibuat di tahun 1612 pada periode pemerintah Sultan Iskandar Muda. Bangunan ini dikuasai dinding warna putih dengan Kubah hitam diatasnya, dikitari tujuh menara yang diperlengkapi kubah diatasnya.

Disamping itu, ada kolam dan pancuran air yang dapat menambahkan keelokan Mushola ini. Sebagai salah satunya bangunan monumental sekalian tempat beribadah untuk kaum muslim, karena itu Mushola Baiturrahman benar-benar pas dijadikan tujuan rekreasi. Selainnya Museum Tsunami, Mushola ini berperanan sebagai ikon rekreasi Kota Aceh.

Alamat: Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Gratis
Google Maps: Cek Lokasi

2. Rumah Cut Nyak Dien

Rumah Cut Nyak Dien
Photo Credit: Rangga Yudhika

Cut Nyak Dien sudah banyak berusaha untuk Indonesia. Di sisi lain, beliau banyak juga tinggalkan arsip-arsip periode perjuangannya menantang Belanda. Beragam jenis arsip dan warisannya sekarang diletakkan di Rumah Cut Nyak Dien sekalian dijadikan museum. Sebetulnya Rumah ini cuman tiruan, karena Rumah aslinya telah hangus terbakar. Namun, bangunan ini dibuat benar-benar serupa dengan aslinya yang banyak terkandung nilai riwayat dan tentunya Anda akan mendapati beberapa hal berguna jika tiba ke Museum ini.

Alamat: Lampisang, Peukan Bada, Kab. Aceh Besar, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Gratis
Google Maps: Cek Lokasi

3. Pantai Ulee Lheue

Pantai Ulee Lheue
Photo Credit: Darul Qutny

Pantai ini benar-benar pas dijadikan opsi tujuan rekreasi alam Anda di Aceh. Pantai ini mendapatkan imbas paling serius dari Tsunami Aceh lalu, diikuti dengan beralihnya pasir jadi warna coklat. Meskipun begitu, daya tarik Pantai Ulee Lhue dengan arus gelombang yang tenang masih tetap jadi opsi dari beberapa pantai yang berada di Aceh.

Alamat: Ulee Lheue, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: –
Google Maps: Cek Lokasi

4. Museum Tsunami

Museum Tsunami
Photo Credit: Andre Hidayat Arrasuli

Pendirian Museum ini sebagai usaha untuk kenang kembali Kejadian besar yang paling mengguncangkan Indonesia di ajang dunia yakni Tsunami. Kejadian ini makan beberapa ribu korban jiwa dan memunculkan beberapa kerugian pada 2004 kemarin. Karena ada tempat ini, juga bisa dijadikan masa lalu untuk beberapa korban yang ditinggal.

Anda akan disuguhi karena ada lorong yang sering disebut sebagai ruang of fear atau lambang ketakutan warga Aceh akan Tsunami. Dalam lorong ini akan kedengar deru ombak air laut, kucuran air dan beberapa suara yang lain mengingati Kita akan Tsunami. Kurangnya penerangan dan kelembapan lorong sebuah kombinasi yang mempunyai daya magnet tertentu sebab bisa menambahkan situasi jadi lebih menakutkan.

Ruangan Masa lalu, di dalam ruang ini ada beberapa memory dan masa lalu yang menerangkan Tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 kemarin. Dihidangkan berbentuk panel dan monitor, hingga Anda bisa ketahui beragam jenis photo dan dokumentasi yang lain yang berupa slide.

Alamat: Jl. Sultan Iskandar Muda, Sukaramai, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 3.000
Google Maps: Cek Lokasi

5. Air Terjun Peukan Biluy

Air Terjun Peukan Biluy
Photo Credit: Wisato.id

Air terjun ini berada tidak jauh dari Banda Aceh, jalan ke arah selatan ke arah hilir sungai Seuonong Bate Doeng, karena itu disanalah air terjun ini ada. Sejauh perjalanan ke arah tempat ini Anda dapat nikmati barisan bukit-bukit barisan. Bahkan juga ada juga akses naiki tangga tebing di atas bukit air terjun untuk Anda yang menyenangi rintangan. Disitu nantinya akan ditemui padang rumput sama ukuran rumput yang kecil-kecil.

Alamat: Lamsod, Kec. Darul Kamal, Kab. Aceh Besar, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: –
Google Maps: Cek Lokasi

6. Makam Raja Aceh

Makam Raja Aceh
Photo Credit: Mahyuddin Jurkle

Makam Raja Aceh ini berada dalam kompleks Museum Aceh, terbagi dalam beberapa pusara beberapa raja yang mempunyai garis turunan dari Bugis. Lokasinya bersisihan dengan Rumoh Aceh. Sehubungan terletak yang ada dalam museum, karena itu kompleks penyemayaman ini diputuskan sebagai salah satunya situs cagar budaya oleh Pemerintahan. Hingga, pengendalian dan perawatan pusara ini ada di bawah Kementrian Pengajaran dan Kebudayaan yang diatur langsung oleh Balai Konservasi Cagar Budaya Aceh.

Alamat: Jl. Sultan Mahmudsyah No.10, Peuniti, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Gratis
Google Maps: Cek Lokasi

7. Taman Ratu Safiatuddin

Taman Ratu Safiatuddin
Photo Credit: Al Muttaqin

Tempat satu ini sebuah teritori rekreasi yang tawarkan beragam tipe beberapa rumah tradisi. Yang mana diambil dari keberagaman setiap kabupaten atau kota yang ada di Propinsi Aceh. Bahkan juga, sudah terdaftar sekitaran 23 rumah tradisi tradisionil dengan ciri-ciri uniknya.

Taman ini lebih dekat dinamai Taman Mininya Aceh. Ini karena lokasi rekreasi satu ini juga kerap dipakai sebagai lokasi untuk festival budaya atau bahkan juga diselenggarakan seni pementasan. Untuk lokasinya sendiri benar-benar sangat vital dan gampang untuk dicapai.

Alamat: Jl. Sultan Mahmudsyah, Peuniti, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Gratis
Google Maps: Cek Lokasi

8. Pantai Lhok Mee

Pantai Lhok Mee
Photo Credit: Shahibul 91

Daya tarik pantai ini diikuti dengan butiran pasir putih dan kejernihan airnya yang nyaris seperti kristal. Disamping itu, ada juga pohon-pohonan yang dapat tumbuh di perairan yang sering disebutkan Geurumbang. Pohon ini dapat Anda panjat sekalian nikmati situasi dan sepoi-sepoi angin pantai. Kejernihan air pantai benar-benar pas dipakai sebagai sarana snorkeling. Disamping itu, di Pantai ini Anda pun nikmati makanan kulineran Bakar misalnya jagung dan beragam ikan bakar.

Alamat: Lamreh, Kec. Mesjid Raya, Kab. Aceh Besar, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 5.000
Google Maps: Cek Lokasi

9. Museum Aceh

Museum Aceh
Photo Credit: Tyas Alba

Tempat monumental ini sukses dibangun semenjak tahun 1915 saat masih juga dalam lindungan pemerintah Belanda. Bangunan intinya berbentuk Rumoh Aceh atau rumah tradisi Aceh. Sekarang, tempat ini dipakai sebagai Museum yang banyak memiliki koleksi dimulai dari jaman pra-aksara sampai jaman penjajahan. Seperti salah satunya koleksinya yang terkenal ialah Lonceng Cakra Donya yang dipercayai sebagai hadiah Kaisar China dari Dinasti Ming China ke Kesultanan Pasai saat perjalanan Laksamana Ceng Ho ke Nusantara pada era ke-15. Lonceng ini diprediksi sudah berumur lebih dari 1400 tahun.

Alamat: Jl. Sultan Mahmudsyah No.10, Peuniti, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 10.000
Google Maps: Cek Lokasi

10. Bukit Lhok Eumpe

Bukit Lhok Eumpe
Photo Credit: Genpi.co

Tempat rekreasi alam satu ini populer sebagai tempat wisata yang terselinap. Ini karena lokasi wisatanya yang tidak teridentifikasi oleh google maps. Walau demikian tempat ini masih tetap jadi tempat rekreasi favorite pelancong.

Ada dalam suatu daerah dengan pegunungan yang paling kompleks. Factor berikut yang mengakibatkan tempat wisata ini populer dengan sebuah pemandangan keelokan alamnya yang paling asri dan masih alami. Tidaklah aneh jika tempat rekreasi satu ini jadi sebuah lokasi rekreasi dan budaya yang paling khas serta unik.

Alamat: Jl. Gampong Nusa, Kec. Lhoknga, Kab. Aceh Besar, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 5.000
Google Maps: Cek Lokasi

11. Kapal Apung Lampulo

Kapal Apung Lampulo
Photo Credit: Agung Kurniawan

Kapal ini mempunyai berat 65 ton yang di saat Tsunami terbelit di perumahan Warga Dusun Lampulo. Awalannya kapal ini sebagai punya Nelayan pencarian ikan yang berkunjung di TPI Dusun Lampulo.

Karena tersangkutnya kapal ini, karena itu bisa selamatkan 59 orang saat Tsunami Terjadi. Pada sekarang ini, Kapal ini sudah banyak diperbaiki dan ditambahkan beberapa ornament seperti tangga datar di bagian atasnya yang dapat dipakai untuk menyaksikan secara bebas sisi kapal ini.

Alamat: Punge Blang Cut, Kec. Jaya Baru, Kota Banda Aceh, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 16.000
Google Maps: Cek Lokasi

12. Makam Sultan Malikussaleh Dhahir

Makam Sultan Malikussaleh Dhahir
Photo Credit: Irfan M Nur

Tempat ini sebagai pusara anak sulung dari Sultan Malikussaleh yang sempat berkuasa pada Kerajaan Samudra Pasai di tahun 1279-1326. Lokasi pusaranya berdekatan dengan Pusara Sultan Malikussaleh atau Ayahnya. Kekhasan yang ada pada pusara ini adalah batu nisannya yang dibuat dari granit dan terpahat surat At-Taubah ayat 21 sampai 22.

Alamat: Beuringen, Kec. Samudera, Kab. Aceh Utara, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: –
Google Maps: Cek Lokasi

13. Makam Syiah Kuala

Makam Syiah Kuala
Photo Credit: TimRN

Makam Abdurrauf bin Ali Alfansuri atau sering disebutkan Sah Kuala sebagai salah satunya tujuan wisata religius yang banyak didatangi. Ini dikarenakan oleh beberapa kekhasan yang ada di dalamnya seperti tidak ada kerusakan batu nisan saat berlangsungnya gempa dan tsunami di tahun 2004 kemarin. Walau sebenarnya jarak dengan lokasi yang terserang tsunami cuman sekitar 100 mtr.. Ini sebagai salah satunya fenomena yang terjadi pada Pusara Sah Kuala sekalian sebagai bukti kebesaran Tuhan.

Alamat: Deah Raya, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: –
Google Maps: Cek Lokasi

14. Pantai Lhoknga

Pantai Lhoknga
Photo Credit: Wea Sunjaya

Lokasi Pantai ini tidak jauh dari Pantai Lampuk, kekuatan khusus yang dipunyai Pantai ini ialah Gelombang besar yang paling populer, bahkan tingkat internasional sebagai tempat surving. Selainnya surving, Anda bisa juga bermain golf di Pantai Lhoknga yang sering dijadikan tempat laga golf.

Alamat: Mon Ikeun, Kec. Lhoknga, Kab. Aceh Besar, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: –
Google Maps: Cek Lokasi

15. Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan

Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan
Photo Credit: Ilham Fonna

Masih bicara berkenaan tujuan rekreasi riwayat, tempat ini sebuah taman yang bernama diambil dari wanita turunan Kesultanan Aceh yang ikut dalam menantang Belanda. Luas taman ini capai 6300 hektar, hingga tidaklah aneh jika tempat ini masuk ke dua daerah administratif yakni Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Pidie. Bukan hanya taman rimba raya saja, tetapi ada banyak tujuan rekreasi di dalamnya.

Alamat: Suka Mulia, Kec. Lembah Seulawah, Kab. Aceh Besar, Aceh
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 10.000
Google Maps: Cek Lokasi

16. Taman Sari Gunongan

Taman Sari Gunongan
Photo Credit: Motivasi Kehidupan

Pada intinya bangunan ini sebagai tempat khusus untuk Si Permaisuri Sultan, umumnya dipakai untuk menyendiri jika beliau kangen dengan desa halaman. Hingga, tidaklah aneh jika bangunannya dibikin seperti dekor bukit-bukit Pahang yakni dengan 3 jenjang warna serba putih. Dan di bagian depannya ada tempat pengukuhan Sultan Aceh berbentuk penterana batu.

Bangunan ini sering dikatakan sebagai Taj Mahalnya Aceh, karena ke-2 nya sama sebagai bangunan persembahan sekalian lambang cinta Si Raja ke Permaisurinya. Taman Sari ini sebagai Hadiah Sultan Iskandar Muda ke Permaisurinya yakni Putri Kamaliah yang sering diundang sebagai Putroe Phang yang dari Pahang, Malaysia. Bangunan ini berada di kompleks Bustinussalatin Aceh, sama seperti dengan Taj Mahal yang dikitari sungai, Taman Sari dikitari oleh sungai Krueng Daroy.

Alamat: Sukaramai, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: –
Google Maps: Cek Lokasi

17. Air Terjun Kuta Malaka

Air Terjun Kuta Malaka
Photo Credit: Teuku Chaidil

Meskipun lokasi terasing dan akses yang dilewati untuk ke arah air terjun ini benar-benar berlebihan yakni berbentuk jalan batu-batuan terjal dibarengi 412 anak tangga tidak jadi kendala untuk pengunjung untuk menikmatinya. Air terjun ini mempunyai tujuh jenjang di atas bukit Kuta Malaka. Daya tarik alam yang cantik hingga memilki daya magnet tertentu untuk beberapa pengunjungnya.

Alamat: Kuta Malaka, Luthu Lamweu, Kec. Suka Makmur, Kab. Aceh Besar, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 10.000
Google Maps: Cek Lokasi

18. Pemakaman Kerkhof Peutjoet

Pemakaman Kerkhof Peutjoet
Photo Credit: Rusdi Zulkarnain

Yang mana teritori rekreasi satu ini sebagai salah satunya dari ada bukti kekuatan rakyat Aceh dalam menantang pernjajahan. Bahkan juga pada tempat berikut lokasi paling akhir persemayaman paling akhir untuk beberapa ratus bahkan juga beberapa ribu tentara Belanda yang luruh dalam peperangan.

Masyarakat sekitaran teritori penyemayaman satu ini seringkali mengatakan Kerkhof Peutjoet. Untuk nama yang diberi ini sebuah kombinasi di antara bahasa Aceh dan Belanda. Yang mana ke-2 kata itu mempunyai makna halaman gereja makam. Tempat rekreasi berikut beberapa pelancong atau bahkan juga masyarakat Aceh tiba memberi bunga atau untuk sekedar bertandang dan berdoa kenang kembali.

Alamat: Jl. Sukaramai, Kec. Baiturrahman, Kab. Banda Aceh, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 5.000
Google Maps: Cek Lokasi

19. Pucok Krueng

Pucok Krueng
Photo Credit: Irfan Munadi

Tempat rekreasi ini sebagai teritori hilir sungai di pedalaman rimba Lhoknga. Dengan sewa boat dengan harga Rp. 50.000 Anda bisa berekreasi telusuri tempat ini, dimulai dari Sungai Raba hilir sampai ke hulu. Sepanjang perjalanan Anda akan disuguhi beragam tanaman yang tetap terlindungi keasriannya.

Alamat: Mon Ikeun, Kec. Lhoknga, Kab. Aceh Besar, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: –
Google Maps: Cek Lokasi

20. Danau Laut Tawar

Danau Laut Tawar
Photo Credit: Dian Nandang Herdiansyah

Danau ini berada di daratan tinggi Tanah Gayo, luasnya yang nyaris seperti lautan tapi air danau ini ialah tawar. Hingga, danau ini dijadikan sumber air tawar paling besar di Aceh. Disamping itu, Anda pun bias nikmati rekreasi kulineran ciri khas berbentuk Kopi Gayo.

Alamat: Danau Laut Tawar, Kec. Danau, Kab. Aceh Tengah, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 5.000
Google Maps: Cek Lokasi

21. Pantai Lampuuk

Pantai Lampuuk
Photo Credit: Malik Harun

Sama dengan Pantai Lhok Me, Pantai Lampuk mempunyai pasir warna putih. Akses ke arah pantai imi ada empat lajur yakni babah satu, babah dua, babah tiga dan babah empat. Dari ke-empat lajur itu menyuguhkan daya tarik alam yang berbeda. Misalnya Babah satu yang disebut tempat surving dan babah dua sebagai tempat pelestarian penyu. Selain itu, tempat ini Anda bias nikmati rekreasi air memakai banana boat.

Alamat: Jl. Raya Lampuuk, Meunasah Lambaro, Kec. Lhoknga, Kab. Aceh Besar, Aceh
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 3.000
Google Maps: Cek Lokasi

22. Masjid Baiturrahim Ulee Lheue

Masjid Baiturrahim Ulee Lheue
Photo Credit: Fauzi ST

Tempat wisata paling akhir di Banda Aceh yang bisa Anda untuk jadikan opsi ialah Mushola Baiturrahim Ulee Lheue. Bangunan ini sebagai salah satunya saksi bisu dari ada bencana tsunami hebat di Aceh sekian tahun lalu. Mushola ini menjadi satu diantara bangunan yang tetap berdiri dengan benar-benar kuat sampai sekarang ini. Ditambah lagi ingat jika tempat ini simpan nilai bersejarah tertentu.

Sama seperti yang sudah dijumpai, jika bangunan mushola ini sudah ada dan jadi sebuah warisan dari Kesultanan Aceh. Yang mana sudah dibangun sekitaran era ke-17 dan sampai sekarang ini masih bisa bermanfaat dan digunakan secara baik. Ditambah lagi saat Anda tiba di sini, karena itu bisa melihat langsung keelokan dan kekuatan dari arsitektur bangunan masjid ini.

Alamat: Jl. Ulee Lheue, kec. Meuraksa, Kab. Banda Aceh, Aceh.
Biaya Tiket Wisata: Gratis
Google Maps: Cek Lokasi

Dari beberapa rekreasi perkuburan atau pusara itu dapat menjadi opsi sebagai tujuan rekreasi religius, selainnya Masjid Baiturrahman yang disebut rekreasi Aceh yang harus didatangi. Selain itu, referensi tempat rekreasi di Banda Aceh yang sudah disebut sebelumnya dapat Anda menjadikan rekomendasi jika ingin explore saat bertandang ke Kota Serambi Makkah ini.

1 thought on “22 Tempat Wisata Terbaik, Modern dan Paling Hits di Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.