Taman Nasional Lorentz, Fenomena Dunia dengan Sejuta Pesona di Papua

Taman Nasional Lorentz, Fenomena Dunia dengan Sejuta Pesona di Papua
Alamat: Yakapis, Kab. Asmat, Papua.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 20.000.
Google Maps: Cek Lokasi

Taman Nasional Lorentz terhitung taman nasional terluas se-Asia Tenggara yang ada di Propinsi Papua. Rumah untuk flora dan fauna rimba hujan tropis, dan daya tarik pegunungan alpine yang diatapi gletser yang cukup sangat jarang.

Berbicara mengenai keelokan Papua tentu tidak pernah habis. Sekitaran tiga puluh lima % daerah rimba hujan di Indonesia disumbang oleh rimba Papua. Tidaklah aneh daerah pelestarian yang dipunyai pulau ini sangat luas, satu diantaranya Taman Nasional Lorentz. Teritori ini dikukuhkan sebagai peninggalan dunia oleh UNESCO di tahun 1999 dan jadi Taman Nasional terluas di Asia Tenggara.

Asal-usul pemberian nama “Lorentz” sendiri diambil dari nama pakar biologi Belanda yang menelusuri. Dengan luas daerah capai 2.empat juta hektar persegi, Taman Nasional ini meliputi sepuluh kabupaten di Propinsi Papua. Kita bisa mendapati beragam jenis kekhasan saat mengeksploitasi dan akan diketemukan beragam jenis vegetasi Pulau Papua di teritori ini.

TN Lorentz memberi sumbangsih pada keberagaman hayati flora dan fauna Papua. Selama ini yang sudah terdeteksi sekitar seribu dua ratus tumbuhan berbunga, 100 dua puluh tiga spesies mamalia, empat ratus sebelas spesies burung dan 100 lima puluh spesies reptile dan amfibi. Menyebar sekitaran 45 spesies burung dengan rsebaran terbatas dan 9 spesies burung epidemik.

Pesona yang Dimiliki Taman Nasional Lorentz

Pesona Taman Nasional Lorentz
Photo Credit: @jubidotcom

Alam dan manusia sebagai dua komponen yang sama-sama berkaitan. Manusia jaga alam dan alam memberi yang terbaik untuk manusia. TN Lorentz menyuguhkan kombinasi di antara keelokan alam dan kebudayaan warga sekelilingnya.

Taman Nasional ini ditinggali oleh beberapa suku salah satunya Suku Dani, Suku Asmat, Suku Nduga, Suku Sempan, Suku Amungme dan ada banyak kembali. Sejauh perjalanan melewati teritori kanan dan kiri terlihat berdiri kuat rumah tradisi Honai. Bangunan ini sebagai rumah tradisi ciri khas Papua daerah Pegunungan.

Honai mempunyai kerangka dinding yang dibuat dari kayu berwujud tabung dan atap berwujud 1/2 lingkaran yang dibuat dari jerami. Rumah tradisi ini menyengaja dibuat memiliki ukuran kecil, tidak memeliki jendela dan sempit untuk meminimalkan dinginnya udara pegunungan yang masuk. Di rumah ada tempat untuk menghangatkan diri untuk beberapa bagian keluarga berbentuk api unggun.

Danau Habbema sebagai danau alami gletser paling besar, berada di Area Palebaga dan mempunyai ketinggian 3300 mdpl di kaki Gunung Wihelmina. Temperatur disekitaran danau di siang hari capai delapan derajat celcius dan akan turun saat malam hari sampai 0 derajat. Dengan temperatur yang dingin, tertutup kabut dan ada di atas awan, saat memijakkan kaki di sini pengunjung seakan-akan dibawa ke negeri dongeng.

Ada di lokasi yang tinggi,sisi kanan dan kiri sejauh mata melihat terlihat batu-batuan yang tertutupi salju. Dengan temperatur udara 4-5○ C. Tidak ada masyarakat yang tinggal disekitaran sini. Pohon-pohonan dan rumput-rumputan hampir tidak diketemukan. Cuma bebatuan kelabu dengan lumut yang diselimuti warna putih di atasnya. Batasan batu bukan komunitas yang pas untuk banyak flora. Tetapi saat masuk spot ini, Anda akan berasa seolah tengah bertandang ke Eropa walau Anda sedang ada di negara Tropis yang tidak mempunyai musim dingin.

Airnya fresh dan dingin, dengan skema air terjun bertingkat. Sepintas tidak terlihat ada jenjang di air terjun karena jarak antara jenjang benar-benar jauh. Berdasar pembagian cuaca dari Schmidt dan Fergusson, kelompok curahan hujan TN ialah tinggi atau terhitung dalam kelas A dengan range 3.700-10.000 mm /tahun. Oleh karena itu tempat ini banyak memiliki mata air dan sumber air yang tak terbatas.

Pesona Lain Taman Nasional Lorentz
Photo Credit: Good News From Indonesia

Bila Anda pernah melihat film “Denias, lagu di atas awan” tentunya telah tergambar di bayang-bayang Anda bagaimana kondisi Pegunungan Papua. Lokasi tembakan film itu ada di Pucuk Trickora dengan ketinggian 4740 mdpl. Sekitaran pucuk trickora ada padang rumput yang banyak beberapa pakis purba. Vegetasi sekitaran pucuk yaitu sub alphine bawah sampai vegetasi alphine.

Dan Pucuk Cartenz mempunyai ketinggian sekitaran 4884 mdpl. Karena temperatur di pucuk ini benar-benar rendah, karena itu oksigen yang berada di pucuk ini benar-benar tipis. Pyramid Cartenz jadi tujuan pendakian yang paling dicari beberapa pendaki dunia. Geologi Taman Nasional Lorentz berawal dari tatap muka dua lurus, yakni lurus Pasifik dan lurus Australia.

Taman nasional ini mempunyai tiga puluh empat type vegetasi salah satunya vegetasi padang rumput, rimba sagu, rimba pinggir sungai, rimba rawa, vegetasi alphine dan sub alphine. Teritori ini salah satu di dunia yang mempunyai penyatuan ekosistem dari tutupan es ke lingkungan tropis. Di daerah ini ada stok pertambangan jumlah besar dan mineral.

Dimulai dari tumbuhan bawah sampai pohon bisa tumbuh subur di teritori Taman Nasional. Daerah ini terdiri jadi beberapa zone salah satunya zone daratan rendah, zone pegunungan,zone sub alphine,zone alphine sampai yang paling tinggi zone nival di ketinggian 4.585 mdpl. Karena pembagian zone vegetasinya benar-benar luas, karena itu penyebaran flora TN. Lorentz kaya.

Zone pegunungan dikuasai oleh tumbuhan dari takson perdu, padang pijakt, semak dan pohon-pohonan. Kerabat-famili yang bisa hidup di zone ini ialah Castanopsis, Drymis, Sloanea, Prunus, Sericolea, Garcinia, Pittospermum, Begoniaceae, Elaeocarpaceae, dan Lauraceae.

Pada zone daratan rendah daerah gambut dan lembah yang mempunyai salinitas lumayan tinggi, flora yang diketemukan salah satunya pohon sagu, dan nipah.

Lokasi dan Biaya Ticket Masuk Taman Nasional Lorentz

Alamat Taman Nasional Lorentz
Photo Credit: @YantaParamean

Perjalanan yang dilakukan untuk capai TN Lorentz tidak gampang dan sudah pasti membutuhkan bujet yang cukup banyak. Range harga ticket untuk sekali penerbangan dari Pulau Jawa ke arah Papua yaitu tiga sampai 4 juta rupiah.

Akses ke arah Taman Nasional pun tidak gampang dan membutuhkan saat yang lumayan lama, Anda harus mempersiapkan waktu minimum 1 minggu supaya senang mendatanginya. Jalur yang dilalui pertama kali saat ingin berkunjung lokasi yaitu ke Timika memakai pesawat. Salah satu transportasi untuk ke arah teritori ini hanya lewat udara.

Sesudah datang di Timika, perjalanan diteruskan memakai pesawat lokal ke arah sebuah kota yang namanya Panila. Dari kota kecil itu, Anda harus melalui lajur laut untuk sampai ke Taman Nasional. Alamat pengurus Balai Taman Nasional Lorentz ada di Kabupaten Jayawijaya Propinsi Papua, persisnya di Jalan Pattimura Nomor 47, Kabupaten Jayawijaya, Propinsi Papua.

Tetapi untuk masuk Taman Nasional langsung, Anda bisa melalui pintu gerbang dari beragam jenis kota yang lain. Upayakan saat ingin menelusuri teritori Anda bawa kendaraan beroda 4 yang power steering dan kuat.

Ongkos retribusi untuk masuk teritori pelestarian ini saat weekday dan akhir pekan ialah Rp 20.000. Namun harga itu bisa berbeda setiap saat sama sesuai peraturan pengurus Taman Nasional. Tetapi, harga itu pasti belum terhitung ongkos transportasi dan fasilitas yang lain. Terutama untuk pengunjung yang dari luar Papua.

Ada empat pilihan pintu gerbang bisa Anda memasuk saat bertandang ke lokasi ini. Pertama Balai TN. Lorentz yang berada di Wamena, ke-2 pintu gerbang di Mimika, ke-3 di daerah Dekai dan pintu yang paling akhir di daerah Ilaga.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Taman Nasional Lorentz

Kegiatan Taman Nasional Lorentz
Photo Credit: @andumkatresnan

Walau Pucuk Cartenz semakin tinggi dibanding dengan Pucuk Trickora, tetapi trek yang dilewati agar sampai ke Trickora lebih susah dilewati. Karena jalanan pegunungan lebih curam dan berbatu, hingga beberapa pendaki harus memakai tehnik traverse yaitu jalan miring agar bisa melalui gunung. Beberapa pendaki dunia mengaku jika Pucuk Trickora benar-benar susah untuk ditaklukan.

Jika Anda ingin memakai agen travel atau tur guide untuk temani Anda dalam pendakian, Anda harus mengambil kantong yang lebih dalam. Harga yang ditawari untuk temani pendakian diawali dengan range harga Rp 30.000.000 – Rp 40.000.000. Bergantung jumlah personel, medan dan cuaca yang hendak dilewati.

Sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi dengan panorama alam yang paling mengagumkan dan hebat. Udara benar-benar dingin, tetapi mata Anda tidak berkedip-kedip saat melewati kelompok transek vegetasi alam yang mengagumkan.

Agar bisa nikmati senja pegunungan, perjalanan harus dilaksanakan ke pegunungan di sisi tengah teritori. Tetapi,jika ingin mencoba tempat pantai karena itu pergilah ke arah selatan teritori TN.

Beberapa suku asli yang menempati Taman Nasional Lorentz mempunyai kebudayaan yang unik dan menarik. Salah satunya festival yang bisa dicicipi beberapa pelancong saat pergi bertandang yaitu Festival Lembah Baliem yang diselenggarakan 3 hari sepanjang bulan Agustus. Festival ini sebagai pertunjukan perang antara suku Lani, Dani dan Yali.

Kegiatan Lain Taman Nasional Lorentz
Photo Credit: Barnabas Gion

Kita dapat berkunjung warga Desa Asmat yang populer akan ukir-pahatan kayunya. Sambutan akan diberi untuk beberapa pelancong saat berkunjung dusun. Warga di tempat benar-benar ramah, orang-orangnya sama-sama gotong-royong dan sama-sama menolong.

Papua mempunyai daya tarik satwa yang eksotik dan tidak pernah habis untuk dikeduk. Disekitaran Danau Habbema ada spot terbaik untuk beraktivitas penilaian burung seperti burung puyuh salju dan burung beo pesquet. Waktu terbaik untuk lakukan penilaian di antara bulan Agustus sampai Desember.

Diketemukan kelompok-kelompok aves di Taman Nasional ini, yaitu tiga puluh satu spesies merpati, dua spesies kasuari, tiga puluh spesies kakatua,dua puluh sembilan spesies burung madu, empat spesies megapoda, tiga belas spesies burung udang dan dua puluh spesies epidemik dari burung puyuh salju (Anurophasis monorthonyx) dan cendrawasih ekor panjang (Paradigigalla caruneulata)

Fasilitas & Sarana yang Ada di Taman Nasional Lorentz Papua

Fasilitas Taman Nasional Lorentz
Photo Credit: Gubuk Pintar

Karena TN Lorentz sebagai teritori pelestarian yang paling luas dan masih asli, jadi tidak ada sarana umum seperti tempat wisata yang lain. Fasilitas transportasi dan bekal harus Anda siapkan saat sebelum mengawali penjelajahan . Maka, saat sebelum bertandang ke sini, Anda harus menyiapkan semua secara baik, terhitung perizinan dari pemerintahan di tempat.

Bentang alam yang terhidang di di teritori Taman Nasional Lorentz sepantasnya kita sukuri dan kita jaga. Untuk Anda yang tertarik untuk berkunjung Taman Nasional Papua ini janganlah lupa untuk menyiapkan bekal dan keuangan yang dibutuhkan. Memanglah tidak murah untuk nikmati keelokannya, tetapi rasa ingin tahu Anda akan terbayarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.