Pulau Maitara, Surga Bahari Tersembunyi yang Indah di Tidore Kepulauan

Pulau Maitara, Surga Bahari Tersembunyi yang Indah di Tidore Kepulauan
Alamat: Kepulauan Tidore, Maluku Utara.
Biaya Tiket Wisata: –
Google Maps: Cek Lokasi

Pulau Maitara yang tercantum pada uang kertas seribu rupiah terhitung pulau kecil yang cantik di Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Terhitung pulau terselinap yang menyuguhkan pemandangan alam yang menarik, intinya daya tarik bawah laut.

Jika Anda mempunyai uang kertas seribu rupiah versus lama yang bermotif Kapitan Pattimura, Anda akan mendapati panorama elok yang cantik pada segi yang lain uang kertas itu. Panorama itu memperlihatkan Pulau Maitara dan Tidore, yang berada di Maluku Utara. Ini kali, yok lihat keelokan pulau kecil yang cantik di Maluku pada pembahasan ini.

Mengenal Pulau Maitara

Mengenal Pulau Maitara
Photo Credit: Fitri Annisa

Bila mengulas bagaimana asal mula Pulau Maitara, karena itu benar-benar terkait dengan perjalanan bangsa Portugis yang berkunjung ke Indonesia beratus tahun lalu. Waktu itu menurut narasi dari wilayah di tempat, bangsa Portugis langsung terpesona menyaksikan pulau satu ini. Saat itu juga menyaksikan pulau itu, bangsa Portugis ini segera berteriak ‘Maihara’.

Dengan bahasa Portugal, maihara mempunyai makna keelokan alam yang tidak ada tara saat disaksikan langsung. Tersebut mengapa pulau cantik satu ini pada akhirannya mempunyai nama Maitara. Tetapi sumber lain bercerita hal berlainan berkaitan dengan asal mula Maitara. Untuk penduduknya sendiri, kabarnya dulu ada seorang penguasa di wilayah Tanjung Ngusu Lenge.

Nama penguasa itu ialah Hamatara, yang dikenali sebagai figur kuat hingga tidak ada seorang juga yang bisa melepas wilayah kekuasaannya pada Pulau Maitara. Di suatu hari, baru nampaklah seorang Putra Toloa yang namanya Tahisa. Tahisa kumpulkan massa dan membawa untuk menaklukkan Hamatara.

Tahisa pada akhirnya sukses menyingkirkan Hamatara keluar pulau lewat Pantai Ngusu Lenge. Seterusnya pulau ini dijadikan batasan kesultanan di antara Kesultanan Tidore dan Kesultanan Ternate. Tidaklah sampai di sana saja cerita dari pulau elok ini. Ada satu kembali cerita yang demikian populer di kelompok masyarakat berkenaan pulau itu.

Saat sebelum masuk jaman Momole, diceritakan jika Gunung Kie Matubu Tidore mempunyai status yang semakin tinggi jika dibanding Gamalama Ternate. Ini karena kerajaan Tidore di saat itu disebutkan Duko, seperti penguasa dataran. Hingga Gunung Kie Matubu Tidore juga diberi gelar yang semakin tinggi dari Gunung Gamalama Ternate.

Supaya Gunung Gamalama dapat semakin tinggi dari Gunung Kie Matubu, jadi tidak ada jalan lain selainnya menaklukan Gunung Kie Besi Mara di Cacian untuk menambahkan ketinggiannya. Bermaksud itu, jin atau beberapa dewa yang disebut ajudan Gunung Gamalama juga lakukan permufakatan untuk merampas pucuk Cacian.

Permufakatan yang sudah dilakukan sukses mendapat keputusan untuk lakukan acara terbang malam. Mereka selanjutnya panggil burung Goheba, burung elang berkepala dua, untuk memperlancar tindakan itu. Burung Goheba diperintah oleh beberapa jin untuk ke arah Gunung Kie Besi Mara Cacian untuk mengalihkannya ke Gunung Gamalama.

Sesudah sukses kumpulkan batu-batuan dari Kie Besi Mara Cacian, burung Goheba usaha kembali lagi ke Gunung Gamalama. Tetapi sayang terbitnya fajar membuat burung Goheba mau tak mau melepas beban batu-batuan yang dibawa, hingga timbunan batu dan tanah dari Kie Besi jatuh ke laut di antara Run dan Kayu Merah.

Tempat itu selanjutnya membuat sebuah pulau yang dinamakan Pulau Maitara. Mai dengan bahasa Cacian Barat memiliki arti batu, sementara Tara dengan bahasa Ternate mempunyai makna ke bawah . Maka Maitara juga bisa memiliki kandungan makna yakni batu gunung yang dari Cacian ke bawah. Legenda ini masih hidup di tengah-tengah tengah warga sebagai asal mula dari pulau kecil ini.

Pesona yang Dipunyai Pulau Maitara

Pesona Pulau Maitara
Photo Credit: Maluku Satu Darah

Lepas dari asal mula atau legenda dibalik kehadiran dan nama Pulau Maitara, pulau yang ada di samping selatan dari Kota Ternate ini mempunyai wujud pulau yang cantik. Tidaklah aneh bila pemandangan alam ini didokumentasikan dalam uang kertas lembar bersama dengan Kapitan Pattimura, yang disebut pahlawan dari Maluku.

Dari deskripsi di uang kertas seribu rupiah itu, Anda pasti sudah menyaksikan bagaimana cantiknya pulau ini. Fotonya saja telah cakap semacam itu, pasti bila disaksikan langsung karena itu pulau ini akan makin elok. Laut biru jernih menghampar sejauh Anda melihat, hingga betul-betul mempersejuk mata.

Apa lagi panorama cantik itu dibarengi juga dengan udara yang sangat sejuk, hingga membuat siapa saja yang bertandang ke Pulau Maitara berasa makin nyaman. Pasalnya keadaan alam di pulau satu ini masih demikian bersih dan alami, belum terkontaminasi beragam sampah baik sampah atau pencemaran. Panorama ini pasti tidak dapat Anda peroleh tiap hari di kota kota besar.

Bukan hanya laut biru jernih yang hendak menganakemaskan indra pandangan Anda saat bertandang kesini. Karena di sini terbentang pantai berpasir putih yang demikian halus di mata kaki. Membuat Anda ingin telusuri garis pantainya untuk sekalian nikmati limpahan ombak yang kadang-kadang ke arah bibir pantai.

Anda tak perlu cemas saat nikmati deburan ombak disekitaran pantai Pulau Maitara, karena ombaknya tidak besar jadi cukuplah aman bermain main air di sini. Walau begitu, Anda jangan meleng dan harus tetap siaga terlebih bila bawa anak kecil ketika bermain main di pantai.

Waktu terbaik untuk nikmati keelokan yang terhidang di pulau ini ialah saat sore hari, karena Anda dapat menyaksikan panorama senja yang demikian cantik di pulau elok satu ini. Panorama matahari tenggelam betul-betul tidak ada duanya. Sinaran semburat cahaya jingga kemerahan yang terpantul di air membuat kelihatan benar-benar mengagumkan.

Lokasi Menuju ke Pulau Maitara

Biaya Pulau Maitara
Photo Credit: Deby Firmansyah

Pulau eksotik ini ada di samping selatan dari Kota Ternate, hingga Anda dapat menyeberang disini untuk bertandang ke Pulau Maitara. Saat yang diperlukan untuk menyeberang memakai speed boat kecil lebih kurang 15 sampai 30 menit, di mana speed boat itu dapat bawa sampai lima orang dalam 1x jalan.

Selainnya dari Ternate, Anda bisa juga menyeberang dari Tidore. Dan sama seperti dengan Ternate, di dermaga Tidore umumnya sediakan beberapa perahu yang bisa dicarter untuk bertandang ke pulau elok ini. Biasanya harga sewa dari perahu atau speedboat sekitaran Rp. 150 beberapa ribu, tetapi dapat semakin atau dapat kurang bergantung pemiliknya.

Jika Anda ingin stop sesaat untuk menyaksikan keelokan dari pulau untuk sekedar berpose photo dengan background itu, karena itu dapat berkunjung dalam suatu pelabuhan. Pelabuhan ini segera tersambung ke lokasi Maitara, hingga nanti Anda langsung bisa meneruskan perjalanan. Untuk berkunjung di pelabuhan itu, pelancong cukup bayar sekitaran Rp. 5 ribu rupiah saja.

Kegiatan Menarik Dilaksanakan di Pulau Maitara

Kegiatan Pulau Maitara
Photo Credit: Ucik Ucik

Snorkeling atau Diving

Panorama bawah laut di Pulau Maitara seindah dengan visual permukaan atasnya. Tidaklah aneh bila banyak pelancong yang berminat untuk beraktivitas snorkeling dan diving di tujuan satu ini. Ditambah ombak lautan di pulau itu tidak demikian besar, hingga membuat snorkeling atau diving jadi lebih menyenangkan.

Saat lakukan snorkeling atau diving, Anda akan menyaksikan jika lautan disekitaran pulau mempunyai keelokan seperti pulau tersebut. Masih demikian natural serta bersih, Anda tidak menyaksikan sampah sepanjang mata melihat. Bahkan juga biota laut di sini beragam macam. Anda akan berenang didampingi dengan ikan ikan kecil berwarna-warni yang sangat elok.

Memburu Photo

Memburu photo menjadi satu diantara aktivitas khusus yang sudah dilakukan oleh pelancong saat akan bertandang ke Pulau Maitara. Gaya photo yang paling ngetren dengan bawa uang kertas lembar seribu rupiah sambil memperlihatkan background pulau ini. Tentu saja berpose riang di wilayah pantai pada pulau itu tidak kalah hasilkan photo keren.

Nikmati Sunset

Panorama matahari tenggelam di Pulau Maitara betul-betul tidak ada duanya. Situasi romantis yang eksotik akan Anda alami saat duduk di pantai berpasir putih, sekalian hitung detik detik menanti matahari kembali lagi ke peraduannya. Beberapa pelancong umumnya tak lupa untuk mendokumentasikan peristiwa elok satu ini.

Fasilitas & Sarana yang Ada di Pulau Maitara Tidore

Fasilitas Pulau Maitara
Photo Credit: Deby Firmansyah

Ketertarikan pelancong yang makin tinggi untuk berkunjung Pulau Maitara, membuat warga sekitaran mulai mendatangkan beberapa sarana untuk mereka yang ingin nikmati pulau elok ini semakin lama. Anda tak perlu buru buru pulang saat bertandang kesini, karena ada banyak cottage yang dapat Anda menjadikan fasilitas sepanjang ada di pulau.

Tetapi yakinkan Anda sudah lakukan booking lebih dulu, karena jumlah cottage ini terbatas dan umumnya selalu full ditambah saat musim berlibur. Bila tidak kebagian bermalam di cottage, Anda yang dari luar Maluku bisa juga cari beberapa pemondokan yang berada di Ternate atau Tidore.

Pulau Maitara yang berada di Maluku Utara bukan hanya simpan narasi menarik di belakangnya, tetapi keelokan yang sanggup disuguhi juga memikat buat ditelusuri langsung. Saat bertandang ke pulau satu ini, ditanggung Anda tentu ingin semakin lama nikmati keelokannya. Apabila sudah demikian tak perlu cemas, karena pulau ini telah sediakan cottage untuk fasilitas dan sarana pendukung pelancong.4. Indahnya Pulau Pombo, Pulau Tak Berpenghuni di Maluku Tengah

1 thought on “Pulau Maitara, Surga Bahari Tersembunyi yang Indah di Tidore Kepulauan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.