Pulau Labengki, Panorama Bak Raja Ampat Dapat Ditemui Sulawesi Tenggara

Pulau Labengki, Panorama Bak Raja Ampat Dapat Ditemui Sulawesi Tenggara
Alamat: Kec. Lasolo, Kab. Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
Biaya Wisata: Mulai Rp 50.000
Google Maps: Cek Lokasi

Dengar Raja Ampat akan membuat siapa memikirkan daya tarik keelokan di tempat rekreasi ini. Tapi siapa kira jika ada banyak tujuan rekreasi yang lain yang tidak kalah cantik. Panorama bak Raja Ampat dapat ditemui di Sulawesi Tenggara persisnya di Pulau Labengki. Tidak cuma hidangan laut yang jernih dengan pulau kece di tengah-tengahnya tapi pelancong atau pengunjung bisa juga menyaksikan ada panorama teluk cinta yang berwujud hati. Romantis, kan?

Sejauh ini kepopuleran atau ketenaran Raja Ampat sudah demikian dikenali tidak seperti Labengki. Tetapi semenjak dijadikan Pulau Labengki ini sebagai tujuan wisata dalam suatu acara TV swasta, teritori itu mulai dikenali. Perlahan-lahan tetapi tentu banyak pelancong yang tiba bertandang untuk melihat langsung bagaimana keelokan surga terselinap ini walau terletak memang lumayan susah diketemukan dan jadi rumah dari Suku Bajo.

Secara adminstratif, Pulau Labengki ini ada di dusun Labengki, Kecamatan Lasoo. Untuk sampai di lokasi, perlu perjalanan laut sama waktu menempuh 5 jam dari Kendari.

Perjalanan ke Pulau Labngki ini dimulai dari Dermaga Biru Kendari dan naik boat. Bila pelancong untung, selaam perjalanan dapat menyaksikan bagaimana temanan lumba-lumba yang terkadang kadang-kadang melonjak pada udara. Pasti panorama ini sangat membuat hati berbunga karena ada di tengah rekreasi yang demikian cantik dan jarang-jarang kita jumpai di kota atau tempat rekreasi yang lain.

Pesona di Pulau Labengki

Pesona Pulau Labengki
Photo Credit: Tritya Dipankara

Beberapa pulau atau pantai di Indonesia memang tawarkan keelokan bawah laut yang fenomenal. Tapi di Pulau Bengki ini berlainan dan unik. Sama seperti yang disebut awalnya jika Pulau Labengki mempunyai rangkaian pulau yang berada di tengah laut dan jadikan pemandangan itu serupa dengan Raja Ampat persisnya Wayag. Pulau ini mempunyai satu spot kembali demikian spesial yaitu Teluk Cinta.

Tidaklah aneh bila banyak pelancong yang tiba untuk mendokumentasikan photo dan peristiwa berliburnya di spot kece ini. Teluk cinta jadi spot photo terfavorit dari beberapa pelancong. Mereka bertandang ke Pulau Labengki dan kagum karena ada teluk yang berwujud serupa hati. Memiliki bentuk dapat kita saksikan dengan 2 langkah. Pertama dengan trackking ke pucuk bukit atau yang ke-2 ialah menerbangkan drone. Yang penting dipahami ialah wujud ini cuma dapat disaksikan dari ketinggian di mana pelancong harus naik ke pucuk bukit dengan trackking karena cukup curam.

Sementara kegiatan yang kerap dilaksanakan beberapa pengunjung ialah snorkeling. Spot snorkeling di Pulau Labengki ini cukup kece. Spotnya tidak jauh dari pulau khusus di mana pengunjung harus memakai perahu sepanjang 20 menit. Keadaan bawah laut di sini termasuk juara dengan semua sumber energinya yang berada di darat atau laut termasuk cantik.

Pesona dengan Miniatur Raja Ampat

Pesona Pulau Labengki
Photo Credit: Lapoer Photography

Banyak yang menjelaskan jika Pualu labengki ini sebagai miniatur dari Raja Ampat. Tapi ke-2 tempat rekreasi ini akan susah diputuskan yang mana terbaik bila dibanding. Karena masing-masing mempunyai keunikan dan daya tariknya sendiri. Apa lagi bila pelancong tiba bersama orang tercinta dan keluarga. Karena, berlibur akan membahagiakan di lokasi yang mengagumkan.

Ada pantai dengan pasir putih yang sepi dan terselinap. Pantai ini serupa dengan Pantai Cemara yang berada di Raja Ampat dan sama berpasir putih dengan lokasi yang terselinap. Nanti pelancong akan nikmati situasi tenang di Pulau Labengki ini yang sanggup merefresh pemikiran.

Ada satu perihal kembali yang unik dan tidak dapat dijumpai di tempat rekreasi yang lain. pengunjung dapat menemui salah satunya spesies Kima paling besar di dunia. Kima sebagai tipe kerang raksasa yang besarnya dapat capai nyaris 50 cm. Antiknya, rupanya Kima yang berada di Pulau Labengki ini terdaftar sebagai yang paling besar ke-2 di dunia. Tidaklah aneh bila Labengki jadi pulau yang jadi tempat riset dan pelestarian. Ada pula yang menyebutkan Pulau Labengki dengan panggilan Giant Clam Marine Park Reservation.

Mengenal Suku Bajo di Pulau Labengki

Mengenal Suku Bajo di Pulau Labengki
Photo Credit: Roo Han

Seperti disebut pada pembahasan awalnya jika Pulau Labengki sebagai rumah dari Suku Bajo. Ingat jika Indonesia kaya suku, budaya dan tradisi istiadat yang demikian terbangun? Di sini salah satunya bukti jika suku di Indonesia masih tetap ada dan terbangun. Namanya ialah Suku Bajo dengan kepala keluarga sekitaran 100 orang.

Walau termasuk sedikit tetapi ada suku ini pasti menambahkan keberagaman dan membuat pelancong senang mengenali langsung bagaimana suku itu bertahan hidup dengan jaga apapun sebagai keleluhurannya.

Sebuah perjalanan rekreasi memanglah bukan cuma untuk sampai di satu arah. Tapi saat pelancong mendapati hal unik sepanjang perjalanan karena itu ini akan mewarnai tertentu. Berita baiknya, bila pelancong telah mengenali lebih dekat warga lokalnya karena itu mereka dapat bermalam di beberapa rumah warlok atau masyarakat lokal. Karena di tempat rekreasi ini tetap tidak beberapa rumah pemondokan atau yang dikontrakkan seperti hotel.

Dengan kurangnya pemondokan di tempat rekreasi ini, sering beberapa pengunjung memutuskan untuk camping dengan membangun tenda. Walau penawaran bermalam dari masyarakat akan menolong tetapi cukup banyak yang memutuskan untuk kemping karena pantainya masih sepi.

Kegiatan di Pulau Labengki

Kegiatan Pulau Labengki
Photo Credit: Lapoer Photography

Bukan hanya mempunyai kekayaan laut yang berlimpah ruah, tapi ada pula spot memancing yang hendak membuat pelancong ini kerasan. Ada beberapa tipe ikan yang dapat diamankan. Misalkan saja Ikan Kerapu, Barakuda, Tuna sampai Kakap Merah atau Ikan Monitor sekalinya.

Pulau Labengki sebagai miniatur Raja Ampat yang dirasakan tidak terlalu berlebih memang jika memakai panggilan semacam itu. Ingat keelokan alam khususnya bawah laut dari Pulau ini mengagumkan. Siapa bisa bertandang untuk tahu bagaimana keelokan dan daya tarik yang dijajakannya.

Fasilitas & Sarana ke Pulau Labengki

Fasilitas Suku Bajo di Pulau Labengki
Photo Credit: Eva Sulistyaningsih

Persiapkan fisik yang sehat. Kenapa? Untuk mereka yang dekat sama tujuan rekreasi ini kemungkinan tak perlu cemas. Tapi untuk yang tiba dari jarak jauh seperti di luar pulau pasti harus mempersiapkan keadaan fisik sebagus mungkin. Karena perjalanan panjang cukup mengambil alih tenaga walau kita akan teralihkan dengan pemandangan saat di perjalanan.

Bujet untuk tiba ke Pulau Labengki harus juga jadi perhatian. Kenapa? Tidak lain karena di pulau ini kita memerlukan ongkos untuk lakukan snorkeling, memakai perahu atau boat sampai beli makanan. Tapi yang terang memerlukan bujet lumayan besar ialah bila pelancong memakai perjalanan udara dari jarak lumayan jauh.

Tempat bermalam harus juga diperhitungkan karena di Pulau Labengki ini tidak ada hotel atau tempat pemondokan seperti pada tempat wisata yang lain. Oleh karena itu pelancong harus dapat mengakali seperti apakah triknya supaya tinggal di Pulau Labengki tidak kesusahan. Memakai rumah masyarakat untuk ditinggali sementara misalkan.

Liburan memang berkesan seperti hal yang remeh. Tapi siapa dan apa saja pekerjaannya, dia memerlukan waktu liburan untuk menganakemaskan diri kita atau beberapa orang yang dicintainya. Karena ada quality time yang tercipta karena itu bukan mustahil jika keproduktifan seorang dapat semakin bertambah saat bekerja sesudah liburan kelak. Berikut Pulau Labengki, miniatur Raja Ampat dengan sejuta daya tarik yang dijajakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.