Hutan Mangrove Lantebung, Pesona Warna Warni dengan Wisata Alam

Hutan Mangrove Lantebung, Pesona Warna Warni dengan Wisata Alam
Alamat: Jl. Lantebung, Bira, Kec. Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 15.000
Google Maps: Cek Lokasi

Hutan Mangrove Lantebung, tujuan ekowisata favorite masyarakat di Makassar. Hutan Bakau yang dihias dengan jembatan beragam warna mempunyai pemandangan cantik dan situasi yang membahagiakan.

Bila dengar mengenai lokasi untuk berlibur di Makassar, beberapa orang cuma akan mengatakan Pantai Losari atau Trans Studio. Rupanya, sedikit orang tahu jika sebetulnya kota Makassar banyak memiliki tempat wisata yang cantik dan modern. Satu diantaranya ialah Ekowisata Hutan Mangrove Lantebung, wisata yang kemungkinan tidak begitu terkenal, tetapi masih tetap mempunyai pemandangan yang hebat.

Pesona Hutan Mangrove Lantebung yang Asri

Pesona Hutan Mangrove Lantebung
Photo Credit: Hendaryono N Wibowo

Mangrove ialah tanaman bakau yang seringkali diketemukan di tepian pantai untuk menahan ada abrasi. Tetapi siapa kira, pengurus salah satunya pariwisata di Makassar bisa mengatur beberapa ratus tanaman mangrove ini, jadi sebuah hutan yang dapat tarik banyak pelancong. Sama dalam Hutan Lantebung yang menjadi satu diantara tempat wisata modern di Kota Makassar.

Bukan hanya menjadi tempat wisata yang hits, hutan bakau mempunyai bermacam faedah. Karena ada hutan bakau, perkampungan disekitaran sana tak lagi terancam karena ada ombak pasang yang tinggi. Masalahnya rimbunan tanaman bakau disekitaran sana bisa menurunkan embusan angin barat yang sering memunculkan ombak pasang sampai masuk ke permukiman masyarakat sekitaran.

Berlainan dengan umumnya hutan umumnya, hutan mangrove ini mempunyai daya magnet tertentu untuk beberapa pelancong. Pohon bakau tidak demikian tinggi dan membubung seperti beberapa pohon yang berada di hutan. Walau memiliki ukuran sedang, tetapi pohon ini mempunyai akar yang kuat untuk meredam pasir pantai. Pohon bakau mempunyai ketidaksamaan pada daunnya yang warna kuning kehijauan.

Pohon ini, pun tidak kalah teduh dibandingkan pohon di hutan yang lain. Bisa dibuktikan pertama kalinya masuk ke arah tempat wisata ini, Anda langsung akan disongsong dengan panorama teritori hutan yang asri. Saat awalnya masuk teritori wisata ini, Anda pun langsung akan rasakan kesejukan dari situasi sekitaran yang masih terurus. Ditambah lagi wewangian lautan yang paling fresh.

Area hutan bakau ini menghampar sejauh 2 km, dan pas langsung menghadap ke selatan Selat Makassar . Maka, selebar mata melihat Anda cuma akan menyaksikan hijaunya pohon-pohonan bakau, bentangan lautan, dan kadang-kadang menyaksikan perahu nelayan yang melaut. Patut saja bila lokasi ini lebih banyak dicari pelancong yang ingin liburan dan santai, karena tempatnya memang demikian mempersejuk.

Pesona Lain Hutan Mangrove Lantebung
Photo Credit: Norman Marantika

Anda akan dimanja dengan daya tarik alam dengan lanscape yang demikian cantik dan menakjubkan. Panorama laut biru dan langit yang kelihatan bersatu, dipadankan dengan bentangan tanaman bakau yang hijau. Bukan hanya hanya itu, Anda akan dengar suara deburan ombak dan suara burung yang paling menentramkan. Tempat ini benar-benar cocok dikunjungi ramai-ramai atau dengan pasangan.

Untuk pergi ke arah tempat ini, Anda wajib melakukan sedikit perjalanan yang cukup sulit. Karena untuk ke arah teritori ini, Anda perlu melalui perjalanan medan berbentuk jalan setapak yang dibuat dari kayu yang meliuk. Dan, Anda harus pandai-pandai cari sela antara himpitan pohon-pohonan mangrove yang lebat. Tetapi ini tidak menyusutkan ramainya pengunjung yang tiba.

Di pintu masuk, Anda akan menyaksikan jumlahnya perahu nelayan yang bertumpu di sejauh bibir pantai. Ya, dari tempat wisata ini Anda dapat menyaksikan dengan bebas banyak nelayan yang mulai berlayar pada pagi hari sampai matahari terbenam. Memerhatikan perahu nelayan yang pergi dengan kapal kosong, selanjutnya pulang dengan kapal penuh ikan tentu saja membuat Anda turut senang.

Berada tidak jauh dari pusat perkotaan Makassar, Sulawesi Selatan yang padat dan ramai, kenyataannya situasi di tujuan wisata ini benar-benar berlainan. Situasi di Hutan Mangrove Lantebung ini berkesan semakin tenang, asri dan melegakan. Karenanya, seringkali tempat ini jadi tujuan wisata warga di tempat untuk beri kesegaran pemikiran sesudah capek bekerja. Ditambah, wisata ini mempunyai harga ticket masuk yang murah.

Dahulunya, teritori ini tidak selebar sekarang ini. Tanaman mangrove di daerah ini sering ditebang oleh masyarakat untuk dipasarkan, atau jadi kayu bakar. Tetapi, sekian tahun kebelakang, teritori ini kembali dihijaukan. Pengurus di tempat kembali menanami tanaman mangrove semenjak tahun 2006. Sekarang luas dari hutan mangrove ini capai 12 hektar dan diatur secara baik untuk dibuka jadi tempat wisata umum.

Sisi Lain di Taman Mangrove Lantebung

Sisi Lain Hutan Mangrove Lantebung
Photo Credit: Zulkarnain Djumain

Tempat wisata ini kelihatannya mengincar beberapa pelancong yang menyenangi kegiatan swafoto atau photografi. Masalahnya di tempat wisata ini banyak tersedia sekali spot photo bagus yang dapat Anda tentukan untuk menambahkan koleksi photo di album berlibur Anda. Ditanggung, Anda akan memperoleh photo hits dengan background panorama dari tempat hutan mangrove yang paling kece.

Disamping itu, salah satunya sebagai icon di Taman Mangrove Lantebung ini ialah jembatan beragam warna di tengah-tengah rerimbunan pohon mangrove. Mempunyai warna yang kontras dengan tempat sekelilingnya, membuat jembatan ini kelihatan bagus sekali. Jembatan yang dibuat dari kayu dan dicat dengan warna pelangi ini, menyambungkan pintu masuk di ujung hutan, sampai ke pelabuhan di muka laut.

Jembatan sejauh 270 mtr. ini diperlengkapi dua pondok kecil di tengah-tengah jembatan untuk tempat istirahat. Di sini pengunjung bisa juga sekedar duduk dan nikmati angin semilir yang sejuk, sekalian mengembalikan energi kembali. Sambil istirahat, Anda bisa juga memendamkan kaki ke air laut yang fresh. Dan dekati sisi ujung, ada satu pusat info.

Di ujung jembatan disiapkan anjungan dengan tinggi 5 mtr. untuk pelancong yang ingin menyaksikan panorama lebih lagi jelas. Umumnya, anjungan ini dijadikan tempat favorite untuk beberapa orang yang ingin menyaksikan cantiknya matahari tenggelam di atas laut. Bila dipotret di atas, jembatan ini akan seperti wujud kepiting yang mana menyimbolkan biota yang kerap hidup antara akar-akar tanaman bakau.

Kegiatan Menarik Dilaksanakan di Hutan Mangrove

Kegiatan Hutan Mangrove Lantebung
Photo Credit: Frenky Hizkia

Untuk warga sekitaran, lokasi tujuan wisata ini menjadi satu diantara tempat mata pencarian mereka. Karena ada hutan bakau ini, membuat beberapa kepiting yang bersarang dan berkembang biak disitu. Kepiting berikut yang selanjutnya dipasarkan dan jadi mata pencarian mereka. Hingga saat Anda bertandang ke sini, Anda langsung bisa beli kepiting fresh dari penjualnya.

Begitu halnya kegiatan nelayan. Warga sekitaran banyak berlayar, dan jadikan taman ini sebagai pelabuhan untuk menambatkan kapalnya. Aktivitas ini membuat panorama jadi lebih cantik dengan beberapa kapal kecil punya beberapa nelayan yang melaut menghias lautan. Dan, Anda dapat beli oleh-olehan berbentuk ikan fresh yang dibeli langsung dari beberapa nelayan, pada harga yang lebih murah.

Tidaklah sampai disana, untuk beberapa pengunjung yang tiba di akhir minggu akan disajikan dengan atraksi musik. Atraksi ini diperlihatkan oleh anak muda wilayah sekitaran tempat wisata, yang ditempatkan kerja untuk isi aktivitas bermain musik akustik. Beberapa lagu yang ditampilkan ialah lagu ciri khas wilayah Makassar dan Bugis. Begitu syahdunya nikmati senja di tepi laut, didampingi dengan suara alunan musik wilayah.

Fasilitas & Sarana yang Ada di Hutan Bakau Lantebung

Fasilitas Hutan Mangrove Lantebung
Photo Credit: Macin Gun

Untuk beberapa pelancong yang ingin telusuri laut, Anda dapat sewa perahu kecil yang banyak dikontrakkan oleh warga disitu. Dengan biaya yang paling murah, Anda dapat berkeliling-keliling tempat hutan mangrove yang fresh sepanjang beberapa saat. Sewa sarana ini pasti membuat pelancong lebih senang menyaksikan panorama hutan bakau yang teduh dan panorama lautan yang fresh.

Teritori wisata cantik ini, sediakan beragam jenis sarana disekelilingnya, untuk memberikan kepuasan berlibur beberapa pengunjung. Teritori ini diperlengkapi dengan toilet, masjid, warung dan rest tempat. Hingga, untuk pengunjung yang tiba dari daerah yang cukup jauh, tak perlu kebingungan untuk istirahat karena capek di perjalanan. Rest tempat di hutan mangrove ini cukup nyaman untuk disinggahi.

Beberapa masyarakat disekitaran tempat tempat wisata banyak juga yang jual kulineran ciri khas asli Makassar. Salah satunya ialah pisang epe, bakwan dan beragam makanan tradisionil yang lain pada harga yang ramah kantong. Bukan hanya camilan, ada makanan berat yang dapat diperoleh . Maka, pengunjung tidak kesulitan cari makanan, saat di tengah-tengah asyik berlibur mendadak rasa lapar menerpa.

Sarana yang lain ialah ada beragam toko souvenir menarik, yang pas dijadikan oleh-oleh. Anda dapat pilih bermacam pernak-pernik yang dibikin dari kerang-kerangan, gorden kerang, celengan yang dihias pasir beragam warna, frame photo dan yang lain. Bila ingin bawa oleh-olehan makanan, Anda bisa juga beli oleh-olehan berbentuk olahan ikan dan kepiting sebagai keunikan di tempat.

Tetapi, sayang sekarang ini disekitaran wilayah Taman Mangrove Lantebung belum ada hotel atau pemondokan semacam. Hingga, untuk pelancong yang tiba di luar kota dapat bermalam di pusat perkotaan Makassar. Tetapi, perjalanan yang dilakukan untuk ke arah tempat wisata ini cuma sekitar 10 menit dari hotel paling dekat. Sampai sekarang ini, pengurus masih punya niat untuk membuat hotel di dekat tempat wisata.

Saat berkunjung Makassar dan ingin cari alternative lain selainnya pantai, Anda dapat bertandang ke Ekowisata Hutan Mangrove Lantebung. Anda dapat nikmati cantiknya panorama hijau dari pohon-pohonan mangrove bersatu dengan lautan terlepas yang menakjubkan. Hingga, Anda tetap rasakan situasi ke pantai, tanpa ribet bawa pakaian tukar untuk berenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.