Goa Sunyaragi, Mengintip Keindahan Wisata Sejarah & Budaya di Cirebon

Goa Sunyaragi, Mengintip Keindahan Wisata Sejarah & Budaya di Cirebon
Alamat: Sunyaragi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 10.000
Google Maps: Cek Lokasi

Tidaklah heran jika kota Cirebon, sering jadi tujuan khusus saat masuk musim berlibur panjang. Ada beragam tempat memikat buat dieksploitasi, di mana beberapa pengunjung dapat pilih sesuai kemauan. Jika ingin memperoleh kesan liburan yang lain, coba untuk bertandang ke Goa yang namanya Sunyaragi. Apa yang membuat sang Goa itu memikat buat didatangi ? Berikut penjelasannya.

Mengenal Wisata Goa Sunyaragi

Mengenal Goa Sunyaragi Cirebon
Photo Credit: Sita

Dijumpai jika situs cagar budaya ini sudah berumur lebih kurang 400 tahun. Memiliki bentuk sendiri bak bangunan plus tambahan rongga dan lorong lorong yang seperti goa. Cuma ada satu ini tanah air, sudah pasti bangunan taman sebagai sisi dari Keraton Kasepuhan Cirebon ini demikian unik dan tidak ada dua. Sebagai masyarakat Indonesia yang bagus, sebaiknya membuat perlindungan dan tidak menghancurkan salah satunya penginggalan riwayat satu ini.

Awalannya goa satu ini dibangun khusus sebagai tempat beristirahat, sekalian tempat meditasi untuk beberapa Sultan Cirebon dan keluarganya. Tetapi sekarang goa dengan luas sekitaran 15 hektar ini, kehadirannya sudah berpindah peranan sebagai cagar budaya. Yang membuat makin memikat didatangi, yakni konstruksi dan formasi bangunannya terlihat seperti taman air. Oleh karena itu, goa satu ini mempunyai panggilan sebagai taman air Gua Sunyaragi.

Bahkan juga saat sebelum bangunan unik ini dibangun, lokasinya itu dulunya memang dikitari oleh Danau Jati. Namun danau itu selanjutnya jadi kering, yang selanjutnya digunakan untuk keperluan manusia. Siapa kira jika jalan, persawahan, pembangkit Listrik Tenaga Gas, sungai, sampai permukiman warga yang ada dekat sama lokasi rekreasi ini dahulunya sebuah danau yang jadi kering.

Ada sebuah dogma yang cukup populer dari Goa monumental satu ini, yang mana dihubungkan dengan jodoh. Di mana beberapa perawan yang sampai sekarang belum mendapati tambatan hatinya, dilarang untuk sentuh salah satunya patung batu yang dinamakan Perawan Sunti. Jika dilanggar, dipercayai makin susah mendapati jodohnya. Tetapi berlainan bila tidak menyengaja menyentuhnya, di mana dapat dipungkiri dengan jalan masuk ke Goa Kelanggengan.

Pesona yang Ada di Goa Sunyaragi Cirebon

Pesona Goa Sunyaragi Cirebon
Photo Credit: Jaya Jaya

Walau sebelumnya bangunan satu ini dibikin sebagai tempat beristirahatan beberapa Sultan, kesan-kesan keramat yang dari lorong lorong sisa pertapaan itu kelihatan demikian menakutkan. Tidak perlu terlampau cemas, karena ada banyak daya magnet yang lain yang membuat Anda lupa dengan lorong mengerikan itu. Karena di sini pengunjung akan disuguhi dengan beragam kolam pemandian, beberapa arkeologis, dan beberapa altar tempat penyembahan ada di sini.

Kecantikan bangunan itu makin terlihat karena ada kesan-kesan profan, yang didapat dari beberapa bangunan simpatisan yang lain. Misalnya saja seperti bangunan bangunan joglo, artefak yang dibuat dari logam, kayu, keramik, sampai relief relief kembang kaningaran. Dan kompleks goanya sendiri dipisah jadi dua sisi, yakni bangunan goa dan pesanggrahan.

Pesanggrahan atau kata yang lain yakni pemondokan ini, memang dibuat khusus supaya keluarga Sultan terasa nyaman ada disitu. Di mana pemondokan ini terbagi dalam ruangan dandan, ruangan santai bersama, serambi, ruangan beribadah, dan kamar mandi. Sarana didalamnya juga dapat disebutkan lumayan komplet, bahkan juga seolah ada di villa yang ada di pegunungan. Bagaimana tidak, karena di sini Anda dapat menyaksikan ada kamar mandi yang dikitari taman dan kolam kolam.

Memang di luar cuma terlihat seperti bangunan memiliki motif batu-batuan bak karang dan awan. Bahkan juga di pintu gerbang terluarnya berwujud seperti candi nanti dan pintu berwujud Paduraksa. Dibalik daya tarik antiknya itu, rupanya goa itu memang bukan sembarangan goa. Berdasar data yang didapat, goa satu ini dipisah jadi 12 sisi yang mempunyai peranan masing-masing.

Pesona Lain Goa Sunyaragi Cirebon
Photo Credit: Nano Komara

Sisi pertama ialah bangsal Jinem, sebagai tempat Sultan Kasepuhan memberi beragam saran ke beberapa penganutnya. Di tempat ini juga, beberapa prajurit keraton latihan pengetahuan kanuragan serta dipantau langsung oleh si sultan. Sisi ke-2 yakni gua ajudan yang umum dipakai sebagai tempat beberapa ajudan Sultan istirahat, sekalian sebagai pos berjaga-jaga jika ada teror tiba-tiba.

Komples Mande Paket sebagai sisi goa ke-3 yang berdugnsi sebagai area untuk menyimpan beragam senjata, dan sisi ke-4 dinamakan sebagai Gua Pandekemasang yang dipakai sebagai tempat pembikinan beragam senjata untuk berperang. Pada periode itu, lokasi ini benar-benar dijaga ketat sama beberapa ajudan keraton. Bangunan ini diperlengkapi dengan pos pengamanan yang berada di muka gerbang dan dinamakan Gua Simanyang.

Adapula tempat khusus untuk Raja dan permaisuri istirahat yang dinamakan Goa Langse, di mana didekor sebegitu rupa hingga terlihat elok dibanding sisi yang lain. Tetapi ada juga sisi yang dinamakan Goa Peteng, yang secara menyengaja tidak diberi pencahayaan sedikitpun. Lantas ada juga Goa Arga Jumud yang dibikin khusus untuk beberapa pejabat keraton untuk santai atau melangsungkan rapat rapat penting.

Sisi bangunan seterusnya dinamakan Gua Padang Ati, yang umum dipakai untuk tempat bersemedi. Lantas ada Gua Kelanggengan yang dipakai sebagai tempat bersemedi, namun tempat ini dibikin khusus untuk melakukan semedi kelanggengan kedudukan. Dan Gua Pawon digunakan sebagai dapur yang simpan makanan. Tetapi ada juga Gua Pawon yang meamng dibikin khusus untuk kelelawar.

Biaya Ticket Wisata dan Jam Operasional

Lokasi Goa Sunyaragi Cirebon
Photo Credit: Mukhibah Ams

Saat sebelum masuk tempat wisata, tiap pengunjung akan dikenai ongkos ticket masuk yang cuma sekitar 10 beberapa ribu saja khusus untuk pelancong lokal. Pada harga ticket yang ramah kantong, pengunjung bisa jalan jalan rileks sambil menelusuri beragam daya tarik yang ditawari oleh goa itu. Ditanggung tidak ada rasa menyesal, sesudah menyaksikan gua unik itu langsung.

Tidak cuma menyaksikan saksikan sekitaran bangunan semata-mata, tetapi faksi pengurus menambah beragam sarana memikat buat dicoba. Jika berminat untuk coba sarana itu, Anda harus membayar ticket masuk ke sarana. Dibanderol dimulai dari harga 10 beberapa ribu sampai 20 beberapa ribu saja, ditanggung rasa senang saat coba sarana bisa hilangkan rasa jemu saat ada disitu.

Dibuka tiap hari untuk warga umum, di mana cagar rekreasi ini mulai bekerja dimulai dari jam 8 pagi. Khusus untuk hari aktif dimulai dari senin sampai jum’at, faksi pengurus memutuskan jam operasinya start pukul 8 pagi sampai 5 sore. Dan diakhir minggu, tempat monumental ini akan dibuka untuk umum dimulai dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Yakinkan untuk tiba lebih cepat, supaya dapat semakin senang menelusuri dan belajar sejarahnya.

Lokasi Menuju ke Wisata Goa Sunyaragi

Fasilitas Goa Sunyaragi Cirebon
Photo Credit: Yodis

Tertarik bertandang ke situs monumental satu ini ? Silakan datangi di Jalan Brigjen Dharsono nomor 18 Kesambi, Kota Cirebon. Ada di Stasiun Cirebon yang memiliki jarak sekitaran 6 km, atau memiliki jarak lebih kurang 5 km yang ada di dekat pintu keluar Toll Kanci ke arah Palimanan sebagai dasar. Anda dapat terhubung ke lokasi rekreasi ini memakai kendaraan individu, atau manfaatkan service angkutan umum atau online.

Untuk beberapa pencinta rekreasi riwayat, Goa yang ada di kota Cirebon ini menjadi opsi tepat. Seolah jadi lokasi rekreasi yang wajib buat dikunjungi, karena Goa satu ini mempunyai riwayat memikat buat dikupas dan dogma yang berseliweran. Sajikan seni arsitekturnya berpenampilan Indonesia Classic, banyak warga yang selanjutnya berminat untuk mendatanginya. Yakinkan tidak untuk buang sampah asal-asalan untuk jaga kebersihannya.

1 thought on “Goa Sunyaragi, Mengintip Keindahan Wisata Sejarah & Budaya di Cirebon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.