Benteng Somba Opu, Sisa-Sisa Rekonstruksi Benteng Kesultanan Gowa

Alamat: Benteng Somba Opu, Kec. Barombong, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 5.000
Google Maps: Cek Lokasi

Indonesia sebagai negara yang penuh dengan kisah. Baik kisah berkenaan bagaimana kita merdeka atau kisah banyaknya kerajaan yang pernah ada di negara kita. Hal tersebut tidak langsung musnah tetapi jadi bukti atau saksi bisu yang bisa jadi berwujud sebuah benteng seperti Benteng Somba opu. Benteng ini sebagai peninggalan kerajaan Gowa yang berada di Makassar.

Tidak cuma jadi saksi kisah tetapi benteng ini sekarang ini jadi wisata evaluasi untuk siapa yang datang dan kenali langsung bagaimana bentuk benteng. Selama ini masyarakat peluang sering dengar benteng Fort Rotterdam. Tetapi Benteng Somba opu ini tidak kalah cantik yang berada tidak jauh dari kota Makassar.

Mengenal Sejarah Benteng Somba opu

Mengenal Benteng Somba Opu

Photo Credit: Taufik Cahya JP

Dulunya, benteng Somba opu ini dibikin oleh Daeng Karaeng Tumapakrisi di zaman ke 16. Seterusnya dilanjutkan oleh Daeng Tunipallangga Ulaweng dan memiliki luas sekitar 113.590 mtr. persegi. Sementara dalam sejarahnya, benteng ini sempat diperkuat menggunakan batu padas.

Ada meriam-meriam berat yang salah satunya tetap ada di benteng ini. Sebuah meriam dengan panjang sekitar 9 mtr. dan tidak cuma jadi pusat pertahanan. Tapi, benteng ini menjadi pusat perdagangan rempah-rempah dan jadi pelabuhan. Apalagi beberapa pedagang baik itu dari daerah seperti Bugis-Makassar, Asia, Melayu bahkan Eropa yang kerjakan perdagangan pada tempat ini.

Tapi sayang dulu sejak tahun 1669, benteng ini pada akhirannya dikuasai oleh VOC dan dihancurkan. Mereka diamkan benteng ini tergenangi ombak pasang. Baru di tahun 1990, benteng ini pada akhirannya kembali dipugar dan menjadi tempat wisata yang begitu menarik perhatian.

Keunikan Benteng Somba opu

Keunikan Benteng Somba Opu

Photo Credit: Taufik Cahya JP

Ada Keunikan lainnya disodori oleh Benteng somba opu ini. Tepatnya adalah sejumlah rumah adat yang dibikin di sekitarnya dan untuk beberapa Wisatawan bisa melihat bagaimana banyaknya beberapa macam rumah ada yang ada di Sulawesi. Anda bisa melihat rumah Gowa yang disebutkan rumah adat Makassar. Bahkan Anda juga bisa melihat rumah adat Minahasa di sini.

Sayang memang web yang perlu seperti ini dirasa kurang memperoleh perhatian. Keadaannya sekarang ini ini ibarat sebuah lokasi yang hanya ditinggalkan begitu saja. Walaupun tetap ada satu sampai dua kegiatan yang telah dilaksanakan tetapi tidak ada yang sentuh perawatan yang cukup maksimal.

Beberapa tempat didiamkan tanpa perawatan. Ada juga yang jadi tempat jualan. Kedatangan Benteng Somba opu ini menjadi satu arah yang membuat kita membuka mata akan kisah. Benteng sebagai sebuah saksi dari apa yang pernah terjadi di Indonesia.

Lokasi Menuju ke Benteng Somba opu

Lokasi Benteng Somba Opu

Photo Credit: Oei Herman

Lokasi dari benteng ini sekitar 6 km ke arah selatan dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Berada berada di Jalan Daeng Tata, Kelurahan Benteng Somba opu. Tepatnya berada di Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa. Di tempat ini ada beberapa tersisa dari benteng yang mana saat ini tinggi dinding hanya sekitar 2 mtr. saja. Benteng ini berbentuk segi empat dengan luas sekitar 1500 hektar.

Dulunya tinggi benteng ini diprediksikan raih 7 sampai 8 mtr. yang mana di dalamnya ada pemukiman masyarakat dan istana raja. Sementara ada istilah kota dalam benteng yang mendeskripsikan ibu-kota Kerajaan Gowa. Benteng dibuat atas gagasan dari Raja Gowa ke 9 yang disebut Karaeng Tumapa’risi’ Kallonna di tahun 1460-1510. Karaeng ini yang lewat kejayaan dari Kerajaan Gowa untuk memperluas wilayah kekuasaannya.

Benteng Somba opu pada akhirannya diperkuat oleh beberapa penerus yakni Raja Gowa ke 10 dan disebutkan sebagai Karaeng Tunipalangga di tahun 1510 sampai 1546. Ia melanjutkan kejayaan Kerajaan Gowa dan memerintah untuk taruh semuanya ada dalam benteng. Dengan atur meriam-meriam dan mempertebal tembok benteng.

Karaeng membuat benteng pertahanan lain. Salah satunya adalah benteng ujung pandang yang hingga kini memang masih tetap berdiri tegak berada di tengah kota Makassar. Baru setelah dikuasai VOC Belanda benteng ini pada akhirannya tukar nama jadi Fort Rotterdam.

Jika Anda melawat, Anda akan rasakan bila lokasi Gowa ini penting. Berada di pantai dan dekat dengan Selat Makassar. Tidak aneh jika di masa lalu sempat menjadi pusat perdagangan teramai di Indonesia pokoknya segi timur. Tentu dengan status yang penting berikut seterusnya terjadi peperangan antara Kerajaan Gowa dan tentara VOC Belanda yang melahirkan figure Sultan Hasanuddin.

Menyaksikan Kondisi Benteng Somba Opu Saat Ini

Menyaksikan Benteng Somba Opu

Photo Credit: Bamsbhe

Untuk kondisi Benteng Somba opu saat ini dalam benteng telah dibikin sebuah kawasan argowisata yang berwujud barisan rumah adat dari semua Sulawesi Selatan. Bahkan pembikinan rumah adat ini memvisualisasikan bila dulu ada sebuah kerajaan yang jadikan satu Sulawesi Selatan pada suatu bendera yang mana awalnya paling akhir diadu domba oleh Belanda dengan bendera VOC.

Jika Anda bertandang benteng ini karenanya sama dengan seperti Anda bertandang semua daerah di Sulawesi Selatan. Apalagi setiap Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan benar ada di sini. Sementara pada kawasan benteng tetap ada batu merah asli saat benteng ini dibikin. Di tempat ini ada kantor pengurusan punyai dari VOC yang berdiri kuat karena ada meriam kecil dari muka bangunan.

Memang benteng ini tidak seperti pada umumnya di Eropa. Benteng ini seolah seperti pusat pemerintahan dan perdagangan karena ada banyak bangunan infrastruktur. Benteng Somba opu disebutkan sebagai saksi kisah yang penuh perjuangan rakyat dari Kerajaan Gowa-Tallo dan terkenal menipu beberapa penjajah.

Pesona Unik Benteng Somba opu

Pesona Unik Benteng Somba Opu

Photo Credit: Lie Fahrus 

Harus dimengerti bila ternyata Benteng Somba opu ini memiliki panggilan Ayam Jantan dari Timur. Panggilan ini didapat oleh Kabupaten Gowa karena satu diantaranya pahlawannya yakni Sultan Hasanuddin karena sukses singkirkan status Belanda yakni VOC karena ingin kuasai kerajaan Gowa waktu itu. Panggilan itu bukan hanya sekadar nama tapi telah tergambar dari bentuk wilayah administratifnya yang ada pada suatu peta dan menunjukkan ada Kabupaten Gowa.

Yang tidak kalah hebat yang bisa Anda ketahui jika datang melawat adalah Kerajaan Gowa memiliki 14 benteng lainnya. Hanya Benteng Somba opu yang tersisa sampai saat ini. Itu mengapa benteng Somba opu disebut sebagai saksi kisah yang ada di Kabupaten Gowa.

Namanya adalah Syeikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makassari Al-Bantani. Biasanya dikenal juga namanya Syeikh Yusuf yang disebutkan seorang sufi, peneliti, penulis dan komandan perang zaman 17.

Sementara Nelson Mandel yang disebutkan presiden Afrika di tahun 1994 menulisnya sebagai seorang putra Afrika terbaik dan pejuang kemanusiaan. Indonesia sendiri mengangkat beliau sebagai Pahlawan Nasional yang dari tanah Gowa. Sekarang ini daerah ini tentu lebih dikenal menggunakan nama Makassar.

Tiga bukti unik terkait Benteng Somba opu ini seolah melengkapi kisah yang dimiliki Indonesia. Mengenal berkenaan apa yang sudah ada dibalik benteng bersejarah ini tentu sebagai evaluasi yang bagus untuk anak-anak atau beberapa pengunjung yang ingin berwisata sejarah di Makassar.