Air Terjun Jami, Air Terjun Eksotis Dikelilingi Pepohonan Memukau di Maros

Air Terjun Jami, Air Terjun Eksotis Dikelilingi Pepohonan Memukau di Maros
Alamat: Bonto Somba, Kec. Tompobulu, Kab. Maros, Sulawesi Selatan.
Biaya Tiket Wisata: Mulai Rp 10.000
Google Maps: Cek Lokasi

Kabupaten Maros mempunyai deretan air terjun yang paling eksotik dan terselinap, satu diantaranya Air Terjun Jami’ di Tompobulu. Bertandang air terjun ini tidak cuma melepaskan capek, tapi juga memicu adrenalin dengan lajurnya yang paling melawan.

Indonesia terdiri dari beragam pulau yang kaya tujuan wisata dan keelokan alam, satu diantaranya Pulau Sulawesi. Sulawesi Selatan, persisnya Kabupaten Maros mempunyai deretan wisata air terjun yang masih asri dan jarang-jarang dijumpai khalayak luas. Oleh karenanya, teritori ini ibarat tidak pernah tersentuh manusia dan terletak juga cukup terselinap. Tidak itu saja, beberapa pengunjung harus juga melalui medan yang susah untuk cari hidden place ini.

Pesona yang Disuguhi Air Terjun Jami

Pesona Air Terjun Jami
Photo Credit: Firman Syah

Air terjun ini mempunyai air jernih dan warna kehijauan, hingga benar-benar mempersejuk saat Anda menyaksikannya. Beberapa pengunjung akan dibikin kerasan dengan dinginnya air terjun, bahkan juga sanggup memancing ketertarikan pelancong untuk berenang. Tidak itu saja, kejernihan air bisa juga membuat Anda menyaksikan sampai ke dasar kolam alami ini. Anda dapat berenang atau sekedar bermain air dengan benar-benar senang karena kolamnya lumayan luas untuk pengunjung yang tiba.

Daya magnet intinya tidak cuma datang dari air kehijauan, tapi juga sinaran mentari yang masuk lewat sela pohon-pohonan. Refleksinya masuk sampai membal ke batu-batuan besar disekelilingnya. Rapatnya pohon-pohonan bisa diterobos, hingga hasilkan sinaran yang paling eksotik. Anda dapat mendokumentasikan peristiwa ini sebagai salah satunya foto yang jarang-jarang dijumpai, terhitung paduannya sama air terjun yang jatuh dari batu yang lumayan tinggi.

Sejauh perjalanan, Anda akan disajikan beragam keelokan alam Kabupaten Maros. Lajur ini dipenuhi oleh pohon-pohonan, baik tinggi atau pendek di kiri kanan jalan. Dengan demikian, mata pengunjung akan dimanja dan dibikin nyaman sepanjang perjalanan. Tidak cuma di lajur ke arah air Terjun Jami’, di sekitar lokasi wisata juga dikitari pohon yang membubung tinggi hingga tujuan wisata ini berkesan benar-benar asri.

Pesona Lain Air Terjun Jami
Photo Credit: Galeri Peristiwa Sulawesi 

Untuk beberapa pelancong yang ingin menyepi dari hingar-bingar perkotaan dan kegiatan rutin yang menjemukan, lokasi terselinap ini pas sebagai tujuan berlibur. Anda dapat bertandang untuk melepaskan capek dan makin dekat sama alam. Tidak itu saja, suara gemericik air dan jatuhnya air ke kolam membuat Anda makin tenang. Suara alam sekitaran dan kicauan burung yang berakhir lalang ikut memeriahkan lokasi wisata yang paling tenang ini.

Lokasinya yang terasing membuat pengunjung yang tiba tidak banyak, hingga wisata ini masih asri dan alami. Anda tidak menyaksikan sampah berantakan setiap pojok tempat wisata, karena tidak beberapa orang yang tiba. Dengan demikian, beberapa pelancong yang bertandang juga bisa liburan dengan benar-benar nyaman. Sampah yang menimbun atau berserak di sejumlah pojok pasti menghancurkan panorama dan pencemaran lingkungan.

Pencinta kegiatan outdoor jangan melewati tujuan wisata yang berada di Tompobulu ini. Anda harus bertandang untuk mencoba jalanan curam dan melawan ke arah start point ke air Terjun Jami’. Beberapa pengunjung harus terlebih dahulu lewat jalan berbatu yang cukup curam sampai hingga ke parkir. Lajur ini cukup susah dilewati oleh beberapa pemula, hingga pas untuk Anda yang ingin mengetes adrenalin dan melawan diri kita untuk membikin perolehan baru.

Jalur Menuju Ke arah Lokasi Air Terjun Jami

Lokasi Air Terjun Jami
Photo Credit: Firman Syah

Tidak perlu bingung jika Anda belum mendapati Air Terjun Jami’ di mesin perayap automatis atau peta digital. Hal itu pasti dikuasai oleh akses yang belum mencukupi dan sedikit yang bertandang ke arah tempat itu. Namun, Anda dapat memakai dasar Pucuk Maros sebagai arah yang hendak dituju. Jika belum ketahui lajur ke Pucuk Maros, Anda dapat menggunakan petunjuk jalan digital supaya tidak salah jalan.

Jalan yang dilewati untuk ke Pucuk Maros termasuk aman dan tanpa kendala. Namun, Anda tetap harus berhati hati karena lajur ini lumayan ramai kendaraan. Dimulai dari kendaraan kecil sampai besar berebutan untuk mendapatkan lajur terlebih dahulu. Oleh karenanya, lihat kecepatan kendaraan supaya tidak melebihi batasan yang semestinya dan terbebas dari resiko kecelakaan di jalan. Dengan demikian, Anda dapat sampai ke tujuan lokasi dengan aman dan selamat.

Waktu pintas yang perlu dilewati ke arah Pucuk Maros, yakni sekitaran 90 menit. Kemudian, Anda harus ke arah Tompobulu yang memerlukan waktu sekitaran 90 menit. Lajur ini cukup susah dilewati oleh kendaraan beroda 4, hingga dianjurkan untuk menggunakan sepeda motor. Tidak perlu bingung, jika Anda lewat lajur berbatu dan curam. Ini cukup wajar di Kabupaten Maros karena pemerintahan di tempat belum lakukan pembaruan jalan di sejumlah wilayah.

Sesudah lewat jalan curam dan melawan, Anda akan datang di start point atau lokasi untuk memarkir kendaraan. Dari parkir ini, Anda harus jalan kaki sepanjang 500 mtr. atau sekitaran 5 sampai 8 menit. Jalan yang perlu dilewati cukup sempit dan penuh semak ilalang, hingga tidak dapat dilewati oleh kendaraan motor. Anda harus juga naik dan turun bukit, hingga benar-benar mustahil bawa kendaraan untuk melewatinya.

Tidak perlu cemas ketika akan masuk lajur untuk orang berjalan kaki, karena sudah ada panduan jalan. Sayang panduan jalan itu memiliki ukuran lumayan kecil, hingga Anda agar lebih cermat mendapatinya supaya tidak salah jalan. Plang plang kecil ini tentukan arah Anda untuk jalan, baik belok, naik, atau turun bukit. Disamping itu, beberapa pelancong bisa juga menanyakan dan minta dibantu ke masyarakat sekitaran jika takut salah jalan di tengah-tengah jalan.

Lokasi wisata ini dibuka sepanjang 24 jam penuh, tapi harus berhati hati saat mendekati malam. Masalahnya disekitaran wisata disanggupi pohon-pohonan besar yang kurang penerangan hingga dicemaskan beberapa pengunjung tidak ketahui lajur untuk pulang. Selainnya dibuka sepanjang 24 jam penuh, tidak ada ongkos ticket yang perlu dibayar. Lokasi wisata yang terselinap ini betul-betul belum diatur oleh pemerintahan atau warga di tempat.

Kegiatan yang Menarik Dilaksanakan di Air Terjun Jami

Kegiatan Air Terjun Jami
Photo Credit: Big Akbar

Kegiatan khusus yang dapat Anda kerjakan di wisata ini, yakni berenang dengan pengaman yang kurang. Untuk beberapa pencinta kegiatan berenang di wisata alam harus mencicip air terjun yang paling terselinap ini. Anda akan rasakan sepoi-sepoi angin disekitaran lokasi dan dinginnya air yang jatuh, hingga jadi berlibur yang tidak akan terlewatkan. Gabungan ke-2 daya magnet unik ini sanggup membuat Anda benar-benar kerasan lama-lama di di air.

Saat capek berenang, Anda dapat duduk di pinggiran kolam sambil nikmati suara alam disekelilingnya. Ada bebatuan bebatuan besar di pinggir kolam yang bisa Anda gunakan sebagai tempat duduk. Namun, Anda harus tetap memerhatikan keselamatan diri saat duduk di pinggir kolam supaya tidak terpeleset. Bebatuan yang terserang air ini kerap kali licin dan benar-benar mempunyai potensi membuat Anda jatuh ke kolam, lalu terkilir atau terbenam didalamnya.

Yang juga sangat penting, Anda harus mendokumentasikan peristiwa khusus saat liburan ke arah tempat yang paling terasing ini. Ada banyak spot bagus yang dapat dijadikan lokasi berswafoto. Anda dapat berpose di bawah jatuhnya air, dengan latar batu-batuan besar dan pohon yang akarnya menjuntai ke bawah. Gabungan ke-3 point ini sanggup hasilkan foto yang paling estetik. Disamping itu, berpose di atas bebatuan besar sangat menarik.

Fasilitas & Sarana yang Ada di Air Terjun Jami

Fasilitas Air Terjun Jami
Photo Credit: Jelajah Wisata Bulukumba

Lokasi wisata ini lumayan jauh dari permukiman warga, hingga aksesnya juga cukup susah. Tidaklah aneh, jika tujuan ini belum mendapatkan perhatian khusus dari pemerintahan di tempat. Dengan demikian, pengendaliannya juga masih termasuk kurang untuk memberi sarana semestinya tujuan wisata. Air Terjun Jami’ ini juga belum mempunyai sarana umum, seperti toilet, masjid, atau tempat parkir yang ideal untuk dijangkau oleh beberapa pelancong.

Saat Anda ada di tempat wisata, tidak boleh bingung jika tidak ada tempat tertutup untuk ganti baju. Dengan demikian, setelah berenang tidak ada tempat untuk bersihkan diri karena lokasi ini tidak bisa perhatian khusus dari pemerintahan atau warga lokal. Oleh karenanya, minimnya sarana simpatisan berikut yang menjadi satu diantara hal yang perlu langsung diperbaiki. Sesudah ada sarana umum, pasti makin bertambah pelancong yang tiba.

Liburan ke lokasi yang jauh dari pusat perkotaan benar-benar sangat membahagiakan, bahkan juga Anda bisa juga melepaskan capek dan depresi. Namun, Anda harus memerhatikan barang bawaan ketika akan ke Air Terjun Jami’ ini. Yakinkan Anda bawa pakaian tukar yang cukup karena pakaian yang digunakan pergi ditegaskan akan basah, khususnya saat Anda putuskan berenang.

Yang juga sangat penting, yakni bawa perbekalan makanan. Di lokasi wisata air terjun ini tidak ada warung atau penjual makanan, hingga Anda harus mempersiapkannya dari rumah. Yakinkan bawa perbekalan yang cukup terhitung air minum supaya tidak dehidrasi sepanjang berlibur. Ini ditambahkan karena Anda harus tempuh perjalan yang lumayan jauh dari pusat perkotaan.

Menyepi dari padatnya kegiatan dan kejenuhan kegiatan rutin dapat dilaksanakan dengan bertandang ke air terjun. Suara alami dari jatuhnya air dan hewan hewan disekelilingnya sanggup membuat Anda semakin tenang. Khususnya saat memilih untuk liburan ke air terjun yang terselinap di Tompobulu ini. Anda akan dibawa untuk mencoba lajur yang memicu adrenalin dan salah satunya keelokan alam di kabupaten Maros.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.